Kisah Mbah Marsiyah, Lansia Kediri Naik Haji dari Tabungan Kaleng Bekas

Nur Wijaya Kesuma, Jurnalis
Minggu 24 Mei 2026 02:10 WIB
Mbah Marsiyah di Makkah (foto: Okezone)
Share :

MAKKAH - Kisah haru datang dari jemaah haji Indonesia asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Seorang lansia bernama Mbah Marsiyah yang telah berusia 105 tahun akhirnya berhasil menjejakkan kaki di Tanah Suci setelah bertahun-tahun menabung dari hasil berjualan bubur.

Mbah Marsiyah tiba di Makkah bersama rombongan kelompok terbang (Kloter) SUB 112 pada Jumat pagi (22/5/2026). Kedatangannya disambut hangat petugas haji yang langsung memberikan pendampingan khusus karena faktor usia.

Setibanya di hotel pemondokan sekitar pukul 05.30 waktu Arab Saudi, petugas menuntun Mbah Marsiyah turun perlahan dari bus sebelum memindahkannya ke kursi roda guna menghindari kelelahan usai perjalanan panjang dari Indonesia.

Perempuan asal Desa Bulu, Kabupaten Kediri, itu menjadi simbol perjuangan dan keteguhan hati dalam mewujudkan impian berhaji di usia senja.

Biaya perjalanan hajinya dikumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil berjualan jenang atau bubur di depan rumahnya. Uang hasil jualan itu disimpan dalam kaleng bekas yang diletakkan di lemari rumahnya.

"Uangnya ditabung di kaleng, di lemari, uang hasil penjualan bubur. Jualan di depan rumah, ada pohon sawo," ujar Mbah Marsiyah haru kepada Tim Media Center Haji.

 

Tabungan receh yang dikumpulkan selama bertahun-tahun itu akhirnya cukup untuk biaya haji, sementara kekurangannya dibantu oleh anak-anaknya.

Perjalanan ke Tanah Suci ini juga menjadi pengalaman pertama Mbah Marsiyah menaiki pesawat terbang.

Meski usianya telah lebih dari satu abad, kondisi Mbah Marsiyah relatif stabil. Namun pihak keluarga tetap memberikan pengawasan ketat terhadap aktivitasnya karena ia pernah terjatuh di kamar mandi hingga harus menggunakan tongkat bantu.

"Dulu pernah jatuh saat di kamar mandi, lalu dibelikan tongkat oleh anak. Sekarang sudah tidak apa-apa," katanya.

Selama di Tanah Suci, anak perempuannya mendampingi secara penuh agar kondisi kesehatannya tetap terjaga menjelang puncak ibadah haji di Arafah.

Petugas kesehatan haji juga mengapresiasi sikap hati-hati Mbah Marsiyah yang dinilai membantu mencegah risiko kedaruratan medis pada jemaah lansia.

Kini, Mbah Marsiyah difokuskan untuk beristirahat di pemondokan sebelum menjalani rangkaian ibadah wajib di Masjidil Haram.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya