MAKKAH - Kabar duka menyelimuti operasional haji Indonesia di Tanah Suci menjelang puncak ibadah Armuzna. Jemaah haji asal Indonesia, Muhammad Firdaus Akhlan (72), yang sebelumnya dilaporkan hilang selama sepekan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah almarhum pertama kali ditemukan aparat keamanan Arab Saudi saat patroli di kawasan Jabal Kuday pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Setelah ditemukan, jenazah segera dievakuasi dan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian setempat.
Jenazah kemudian dibawa ke fasilitas forensik untuk proses identifikasi. Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) menerima laporan bahwa ciri-ciri jenazah sesuai dengan data jemaah yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Sesuai prosedur dan ketentuan bagi jemaah yang wafat di Tanah Suci, almarhum Firdaus akan dimakamkan di Arab Saudi. Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan terlebih dahulu di Masjidil Haram.
Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Muftiono, membenarkan identitas jenazah tersebut.
"KJRI memberitahukan kepada kami bahwa di forensik dokumen tersebut ada jenazah yang ciri-cirinya mirip seperti apa yang beberapa hari kami laporkan ke pihak kepolisian," ujar Muftiono kepada Tim Media Center Haji di Makkah.