Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masjid Ini Saksi Bisu Kerasnya Perjuangan Melawan Penjajah

Mukhtar Bagus , Jurnalis-Kamis, 16 Agustus 2012 |09:52 WIB
Masjid Ini Saksi Bisu Kerasnya Perjuangan Melawan Penjajah
Masjid Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang (Dok: Sindo TV/Mukhtar Bagus)
A
A
A

JOMBANG - Tak sekedar tempat menyebarkan agama Islam, Masjid Bahrul Ulum atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Tambakberas merupakan saksi perjuangan melawan penjajah pada tahun 1925-an.
 
Masjid Bahrul Ulum juga menjadi titik tolak berkembangnya Islam dan munculnya pesantren-pesantren besar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Masjid yang terletak di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Desa Tambakberas, Kecamatan Kota Jombang, itu didirikan oleh Kh Wahab Hasbullah pada 1924.

Masjid dibangun untuk mengakomodasi kebutuhan umat Islam di Jombang. Saat itu Islam berkembang pesat.

Di sebelah kiri masjid, terdapat sebuah lumpang batu. Dulunya, lumpung batu digunakan sebagai wadah menumbuk dedaunan untuk mengobati para pejuang yang luka.

Tak hanya untuk penyebaran dan pengembangan Islam, Masjid Bahrul Ulum juga dijadikan basis para pejuang dalam menyusun strategi perang melawan penjajah. Di masjid itu banyak, masyarakat berkumpul dan bersembunyi dari kejaran dan serangan tentara Belanda.

KH Wahab sendiri yang memegang kendali dan komando melawan penjajah. Dia memimpin warga dan para santri untuk melawan tentara Belanda dengan senjata seadanya.

Kini, di usia yang sudah mencapai hampir seabad, Masjid Bahrul Ulum masih berdiri kokoh lengkap dengan menara setinggi 20 meter.

(Anton Suhartono)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement