Senyuman yang sangat menginginkan datangnya hidayah kepada saudaranya. Senyuman yang memancar dari wajah sumringah dan berseri-seri, keluar dari pemiliknya tanpa mengharapkan sedikitpun kemaslahatan dan tujuan-tujuan keduniaan yang hina dan sempit. Pertanyaan yang masih menggelayut dalam benak kita adalah bagaimana mungkin sebuah senyuman bisa mempunyai ‘kekuatan’ dan pengaruh yang besar terhadap orang lain?
Untuk memperoleh sebuah kekuatan senyuman teladan, yang mempunyai kekuatan kesan dan pengaruh terhadap cara pandang orang lain, hendaklah senyuman tersebut memenuhi kriteria-kriteria berikut:
• Hendaklah pemberi senyum bersih dari tujuan-tujuan dan maksud-maksud selain perasaan kasih sayang yang tulus dan tidak mengharapkan balasan materi.
• Hendaklah senyuman tersebut diiringi dengan berjabat tangan atau berangkulan atau bahkan keduanya sekalian, terutama apabila keduanya jarang bertemu karena berjauhan tempat tinggal.
• Hendaklah senyuman itu diiirngi dengan kata-kata penghormatan dan saling menyambut, hindari perkataan yang berlebihan dan membosankan.