Mendekati bulan haji tahun ini, semua menteri yang bertanggung jawab atas pelaksanaan haji, seperti Menteri Dalam Negeri, Menteri Haji dan Umrah, dan Menteri Keamanan, akan berkumpul di ruangan khusus tersebut guna melakukan koordinasi internal mengenai aktivitas haji.

Pemantauan yang dilakukan di Kantor Pusat Keamanan tersebut menggunakan "smart system" dan terintegrasi dengan Pusat Manajemen Keramaian (Crowd Management) yang ada di Masjidil Haram, Mekkah. Dengan demikian, seluruh pemantauan terhadap aktivitas haji dan kondisi jamaah haji dapat dijalankan dengan akurat, dan penanganan kondisi darurat dapat dilakukan dengan segera.
Pusat Operasi Keamanan tersebut juga memiliki "media center" dan ruang "briefing" untuk para editor yang juga tersedia dalam berbagai bahasa, termasuk Indonesia-Melayu.
(Widi Agustian)