
Makanannya pun lengkap mulai dari rendang, ikan teri, sop ayam, sayur asem, tempe orek, mie ayam hingga bakso tersedia. Soal rasa itu selera, tapi setidaknya mendekati lidah orang Indonesia pada umumnya.
Sofian, sang pemilik mengaku sudah delapan tahun menggeluti usaha warung makan khas nusantara tersebut. Menurutnya, bakso hingga soto merupakan makanan yang paling banyak dicari orang Indonesia yang singgah di restoran yang buka sejak usai subuh hingga pukul 03.00 dini hari.
Soal harga pun tidak terlalu mahal, cukup rogoh kocek 10-20 riyal, jamaah sudah bisa menikmati semangkuk bakso atau seporsi nasi lengkap dengan sayur dan lauk khas Indonesia.
Padahal, katering yang disediakan petugas haji sudah bercitarasa Indonesia, namun sejumlah jamaah tetap penasaran mencari alternatif lain.
