Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Arab Saudi Siapkan Proyek Makkah Road Mampu Hadirkan 5 Juta Jamaah Haji

Amril Amarullah , Jurnalis-Senin, 13 Agustus 2018 |13:07 WIB
Arab Saudi Siapkan Proyek <i>Makkah Road</i> Mampu Hadirkan 5 Juta Jamaah Haji
Kakbah di Masjidil Haram. Foto/Reuters
A
A
A

MAKKAH – Pemerintah Arab Saudi saat ini sedang membuat proyek besar yang disebut dengan Makkah Road. Proyek yang ditarget tuntas pada 2030 tersebut merupakan rencana pengembangan Makkah secara besar-besaran.

Hal itu disampaikan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi kepada Agus Maftuh Abegebriel Dubes Indonesia untuk Arab Saudi dalam sebuah pertemuan.

Menurut Agus, diharapkan melalui proyek itu, Arab Saudi dapat mendatangkan 5 juta orang di setiap musim haji. ’’Saya yakin jamaah yang mendapat fasilitas dari Saudi ini adalah Indonesia,’’ kata Agus Maftuh, di kantor Daker Makkah, Senin (13/8/2018).

Bukan hanya itu, Indonesia juga akan membentuk poros Saunesia (Saudi-Indonesia). Poros ini akan lebih meningkatkan hubungan antara Indonesia dengan Saudi.

Foto/Ist 

Dengan demikian, upaya pemerintah untuk menambah kuota haji kepada Kerajaan Arab Saudi akan terealisasi. Angka yang diminta mencapai 250 ribu orang, atau naik 29 ribu dibanding kuota tahun ini.

Agus menjelaskan, permintaan tambahan kuota tersebut dilakukan dalam proses diplomasi yang masih berlangsung dengan Kerajaan Arab Saudi.

Jika permintaan tambahan kuota tersebut disetujui, komposisi pembagian akan dibahas ulang oleh kementerian agama (kemenag). Agus juga berharap, permintaan tambahan kuota tersebut dibarengi dengan permintaan tambahan fasilitas untuk jamaah khusus di Armina.

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) menegaskan bahwa permintaan tambahan kuota harus dibarengi dengan perbaikan fasilitas di Mina. ’’Jadi, menambah kuota itu harus dicermati benar. Kalau jamaah haji kita makin banyak tapi tidak diimbangi dengan infrastruktur yang cukup, justru bisa menjadi tragedi kemanusiaan yang luar biasa," katanya.

Saat ini saja, jamaah haji Indonesia harus berdesak-desakan di dalam tenda yang terbatas.

’’Jadi, bagi kami, penambahan kuota harus dengan syarat bahwa pemerintah Arab Saudi menambah daya tampung Mina. Selama itu belum dilakukan, menambah kuota akan memicu persoalan yang menyangkut keselamatan jiwa jamaah haji kita,’’ tegasnya.

Saat ini kondisi Mina sangat memprihatinkan. Jamaah haji harus berdesak-desakan di tenda yang kapasitasnya terbatas. Perluasan tenda tidak memungkinkan karena secara syariat, luas Mina tidak bisa ditambah ke samping.

Saat ini, Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 221 ribu orang. Angka tersebut terbagi untuk 204 ribu jamaah regular dan 17 ribu peserta haji khusus.

(Rachmat Fahzry)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement