Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Jenis Takjil Khas Yogyakarta yang Hanya Bisa Dijumpai saat Ramadan

krjogja.com , Jurnalis-Selasa, 07 Mei 2019 |14:00 WIB
3 Jenis Takjil Khas Yogyakarta yang Hanya Bisa Dijumpai saat Ramadan
Ilustrasi takjil (Foto: Women Obsession)
A
A
A

BERBAGAI jajanan khas seringkali hadir saat bulan Ramadan. Nah, Yogyakarta pun memiliki takjil khas yang sangat jarang dijumpai kalau bukan di bulan puasa.

Kehadiran panganan kecil ini bisa menjadi takjil khas Yogyakarta yang selama ini didominasi oleh aneka kolak, bubur atau puding. Bahkan, dari jenis itu ada yang hanya dibuat dan dijual saat bulan suci Ramadan. Berikut tiga makanan tradisional yang hadir dan sangat nikmat disantap saat berbuka :

Baca Juga: Hampir Setengah Abad, Bibi Lung Masih Tampil Awet Muda

Kicak

 

Kicak boleh dikatakan menjadi takjil legendaris lantaran hanya dibuat dan dijual saat bulan suci Ramadan. Masyarakat mengenal panganan ini sebagai takjil asli Kauman, sebuah kampung legendaris di Jalan Ahmad Dahlan.

Cita rasa Kicak sangat khas dan mencerminkan selera lidah masyarakat Yogyakarta. Terbuat dari beras ketan atau jadah yang dicampur gula pasir membuat Kicak terasa lembut sekaligus manis di lidah. Taburan kelapa parut yang sedikit asin membuat rasanya semakin gurih.

Kudapan khas Kampung Kauman ini terbuat dari nasi ketan yang telah ditumbuk halus menjadi jadah. Jadah ini kemudian dicampur dengan gula, parutan kelapa, pandan, serta irisan buah nangka. Rasa jadah yang gurih dipadukan dengan kerenyahan parutan kelapa dan gula yang terasa manis. Yang membuat istimewa tentu adalah potongan nangka dan daun pandan sehingga aroma Kicak sangat menggoda sebagai menu pembuka saat berbuka puasa.

Awalnya Kicak ini diproduksi oleh Mbah Wono di Kampung Kauman sejak tahun 1950. Konon, saat itu Mbah Wono hanya coba-coba membuatnya di usia 18 tahun dan ternyata banyak yang menyukai makanan ini. Kemudian, tradisi membuat Kicak saat bulan puasa ini diturunkan kepada anaknya hingga saat ini.

Dulu, Kicak dibungkus dengan daun kelapa, seiring perkembangan zaman dan demi kepraktisan, Kicak saat ini banyak dijual dalam bungkusan mika. Di bulan Ramdan ini, kicak pun biasa dijual sebagai takjil khas Yogyakarta yang banyak diburu masyarakat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement