nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gambaran Sejarah Rambut Nabi Muhammad SAW Sungguh Menakjubkan

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 11:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 09 616 2053347 gambaran-sejarah-rambut-nabi-muhammad-saw-sungguh-menakjubkan-PoLGyLpsOd.png Penyanyi Opick (Foto: Adi/Okezone)

PENYANYI Opick "Tombo Ati" kabarnya dipercaya menyimpan satu helai rambut Nabi Muhammad SAW dari pemerintah Turki dan Dewan Ulama Thariqah Internasional. Dia terbang langsung ke Indonesia sambil membawa "oleh-oleh" tak biasa itu.

Namun timbul keraguan dari masyarakat apakah rambut Nabi Muhammad SAW tersebut asli atau tidak. Bahkan Anda harus paham dengan sejarahnya yang sangat menakjubkan.

Baca juga :

5 Warisan Peninggalan Nabi Muhammad SAW yang Terkenal

Rambut Nabi Muhammad SAW rupanya menjadi salah satu bagian keindahan fisik Rasulallah yang ada sampai sekarang. Al-Syaikh al-Imam al-Bushiri dalam Sya’ir legendarisnya, al-Burdah mengatakan:

فَهُوَ الَّذِيْ تَمَّ مَعْنَاهُ وَصُوْرَتُهُ * ثُمَّ اصْطَفَاهُ حَبِيْباً بَارِئُ النَّسَمِ

مُنَزَّهٌ عَنْ شَرِيْكٍ فِيْ مَحَاسِنِهِ * فَجَوْهَرُ الْحُسْنِ فِيْهِ غَيْرُ مُنْقَسِمِ

“Ia (Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam) sempurna perangai dan rupanya. Allah sang Maha Pencipta memilihnya sebagai kekasih. Keindahannya tiada yang dapat menandingi. Keindahan dalam sosoknya tidaklah terbagi dengan yang lain”.

Dari Anas Bin Malik Ra : "Rasulullah saw. bukanlah orang yang berperawakan terlalu tinggi, namun tidak pula pendek. Kulitnya tidak putih bule juga tidak sawo matang. Rambutnya ikal, tidak terlalu keriting dan tidak pula lurus kaku. Beliau diangkat Allah (menjadi Rasul) dalam usia empat puluh tahun. Beliau tingal di Mekkah (sebagai Rasul) 10 tahun dan di madinah sepuluh tahun. Beliau pulang ke Rahmatullah dalam usia 60 tahun. Pada kepala dan janggutnya tidak terdapat sampai dua puluh lembar rambut yang telah berwarna putih." (diriwayatkan oleh Abu Raja' Qutaibah bin Sa'id, dari Malik bin Anas, dari Rabi'ah bin Abi `Abdurrahman yang bersumber dari *Anas bin Malik r.a) •

Setelah menerangkan hadist tersebut, Ustadz Fauzan Amin mengatakan, selama ini rambut Nabi Muhammad SAW bisa ditemukan di Museum Topkapi di Turki. Tapi hati-hati banyak orang mengklaim telah memiliki rambut tersebut. Padahal bisa jadi untuk niat yang kurang baik, seperti untuk kepentingan komersil.

"Saya imbau umat islam hati-hati dalam menyikapi persoalan ini," tuturnya saat dihubungi Okezone, kemarin.

Ustadz Fauzan Amin menambahkan, untuk menguji otentitas benda peninggalan sejarah, idealnya harus melalui tes argiology atau DNA. Akan tetapi hal ini tidak mungkin di lakukan karena pertimbangan ikroman kepada Nabi Muhammad SAW.

Meskipun hingga kini ada tradisi menjaga sehelai rambut Rasulullah yang dilakukan turun temurun, baik dari bapak ke anaknya atau guru ke muridnya. Seperti halnya rantai sanad dalam ilmu hadist.

"Tapi umat Muslim waspada saja. Jika kita menjumpai rambut Nabi Muhammad SAW disarankan agar di simpan di tempat yang layak," katanya.

Tujuannya tidak lain sekedar menghormati Rasulullah. Tanpa perlu mengkultuskan, karena tidak ada dalil atau anjuran akan hal tersebut.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini