nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Salut! Dosen Non Muslim Ini Sediakan Makanan untuk Mahasiswanya yang Berpuasa

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 07:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 14 614 2055333 salut-dosen-non-muslim-ini-sediakan-makanan-untuk-mahasiswanya-yang-berpuasa-46rZ2ufbTa.png Dosen Membagikan Makanan saat Mahasiswa Buka Puasa (Foto: Facebook)

BULAN Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat Muslim di dunia. Mereka percaya bahwa pahala dan amal saleh akan dilipatgandakan selama bulan Ramadan. Alhasil bulan yang penuh berkah ini kerap dijadikan sebagai momentum bagi masyarakat untuk meraih berkah dan pahala sebanyak-banyaknya.

Seperti kisah dosen yang belum lama ini sempat viral di media sosial, Facebook. Sebuah akun bernama Andi Triwahyudi memposting sebuah unggahan yang menunjukkan tindakkan mulia dari sang dosen kepada seluruh mahasiswanya.

Kisah ini terjadi pada Jumat 10 Mei 2019. Andi menceritakan bahwa sang dosen yang bernama Rusli mengajarkan toleransi dan nilai positif kepada seluruh mahasiswanya. Ya, sebagaimana diketahui sang dosen yang notabene bukanlah umat Muslim dengan sengaja menghentikan kegiatan belajar mengajar saat jam buka puasa tiba.

“Jadi hari ini, Jum'at 10 Mei 2019 saya ada kuliah pukul 17.00-19.30 WIB di Universitas Kristen Maranatha. Saat jam berbuka puasa tiba, pak Rusli (dosen saya) yang notabenenya bukan muslim beliau tiba tiba memberhentikan kuliah, dan memberikan waktu kepada mahasiswanya yang muslim untuk berbuka,” tulis Andi lewat postingannya di Facebook.

Tak hanya mempersilahkan para mahasiswanya untuk membatalkan puasanya terlebih dahulu, sang dosen justru turut menyiapkan dan memberikan makanan serta minuman kepada seluruh anak didiknya untuk buka puasa. Tanpa memandang agama, seluruh mahasiswa pun turut menyantap makanan dan minuman yang telah disediakan.

“Beliau pun menyiapkan dan memberikan minuman dan makanan untuk mahasiswa yang berpuasa. Dan saat ini, muslim dan tidak muslim kita sedang berbuka puasa bersama,” lanjutnya.

Tak hanya itu Andi pun mengaku bahwa, dirinya merasa senang dengan perlakuan yang diperolehnya selama berada di kampus. Meskipun beragama minoritas, namun ia sama sekali tidak dibeda-bedakan dan justru mendapatkan sebuah kebaikan yang besar.

“Saya di kampus tergolong minoritas, tetapi teman teman dan dosen sayapun memberikan toleransi dan malah memberikan suatu kebaikan besar kepada saya. Indahnya perbedaan dan saling bertoleransi,” tutup unggahan tersebut.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini