Di zaman Nabi Muhammad dahulu banyak orang yang memiliki keyakinan bahwa menikah di bulan Syawal akan mendatangkan kesialan dan kehancuran bagi rumah tangga mereka. Sehingga dahulu para orangtua atau wali tidak ingin menikahi putri-putri mereka begitu juga para wanita tidak mau dinikahi pada bulan tersebut.
Lalu nabi Muhammad membantah keyakinan itu dengan menikah di bulan Syawal. Dan dari situlah Nabi Muhammad mematahkan keyakinan atau anggapan sial terhadap sesuatu yang bisa menjerumuskan seseorang kepada kesyirikan. Maka dari Itu sekarang banyak orang memilih untuk menikah di bulan Syawal seperti halnya Nabi Muhammad menikahi Aisyah RA.
(Muhammad Saifullah )