nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Azab Bagi Orang yang Suka Memutarbalikkan Fakta

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 18:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 19 614 2068408 ini-azab-bagi-orang-yang-suka-memutarbalikkan-fakta-4TjekcOw5c.jpg (Foto: Ilutrasi orang yang suka memutarbalikan fakta, Thought.co)

Berbagai macam karakter manusia sudah kita temui dalam pergaulan. Salah satu karakter manusia yang tidak luput dari dosa adalah orang yang sering memutarbalikkan fakta.

Menurut Islam, perbuatan memutarbalikkan fakta adalah salah satu tidakan yang berbuah dosa bahkan azab. Orang yang suka memutarbalikkan fakta biasanya mudah mengelabui orang lain. Mereka juga selalu merasa dirinya benar.

 Ilustrasi pembohong

(Foto: Thought.co)

Sikap memutarbalikkan fakta kerap dilakukan di zaman sekarang. Namun sesungguhnya pada zaman Nabi Muhammad sudah ada sikap memutarbalikkan fakta.

Berikut kisah orang yang suka memutarbalikkan fakta dan azab yang didapat. Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (19/06/2019), memutarbalikkan kata-kata adalah salah satu sikap yang serng dilakukan kaum Yahudi. Allah berfirman dalam Alquran, "Mereka mengubah kalimat-kalimat dari tempatnya." (QS An-Nisa': 46)

Pada zaman Nabi Muhammad, ada seorang lelaki bernama Finhash. Orang ini adalah salah satu tokoh intelektual kaum Yahudi yang didengarkan ucapannya dan menjadi panutan.

Suatu hari, sahabat Nabi, Abu Bakar menasehatinya agar masuk Islam. Namun ia malah bersikap kurang ajar. Ia merespon dengan kata-kata yang ringkasnya kira-kira seperti ini:

“Hai Abu Bakar, Tuhanmu itu dalam Alquran. Di Alquran disebutkan Ia mau pinjam uang kepada orang-orang beriman. Kalau Dia pinjam uang, berarti Dia miskin dong,” ujar Finhash dengan sombong.

Orang ini bermaksud mengejek ayat dalam Alquran yang berbunyi:"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak?" (QS. Al-Baqarah Ayat 245)

Ayat yang sebenarnya sangat jelas bermakna anjuran berinfak di jalan Allah. Namun malah diputar balikan faktanya dengan tujuan buruk oleh Finhash.

Perbuatan Finhash ini sampai diabadikan dalam Alquran: "Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan: “Sesunguhnya Allah miskin dan kami kaya”. Aku akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Aku akan mengatakan (kepada mereka): "Rasakanlah olehmu azab yang mem bakar." (QS. Ali Imron Ayat 181)

Azab yang didapat untuk orang-orang yang suka memutarbalikkan fakta dijelaskan dalam arti ayat di atas. Mereka akan mendapatkan siksaan di akhirat nanti dan mereka akan ditempatkan di dalam neraka dan mereka akan mendengar perkataan Allah, ”Rasakanlah siksaan neraka yang membakar.” Mereka akan dibakar dengan api yang sangat panas untuk mempertanggungjawabkan dosa mereka.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini