Berikut kisah orang yang suka memutarbalikkan fakta dan azab yang didapat. Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (19/06/2019), memutarbalikkan kata-kata adalah salah satu sikap yang serng dilakukan kaum Yahudi. Allah berfirman dalam Alquran, "Mereka mengubah kalimat-kalimat dari tempatnya." (QS An-Nisa': 46)
Pada zaman Nabi Muhammad, ada seorang lelaki bernama Finhash. Orang ini adalah salah satu tokoh intelektual kaum Yahudi yang didengarkan ucapannya dan menjadi panutan.
Suatu hari, sahabat Nabi, Abu Bakar menasehatinya agar masuk Islam. Namun ia malah bersikap kurang ajar. Ia merespon dengan kata-kata yang ringkasnya kira-kira seperti ini:
“Hai Abu Bakar, Tuhanmu itu dalam Alquran. Di Alquran disebutkan Ia mau pinjam uang kepada orang-orang beriman. Kalau Dia pinjam uang, berarti Dia miskin dong,” ujar Finhash dengan sombong.
Orang ini bermaksud mengejek ayat dalam Alquran yang berbunyi:"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak?" (QS. Al-Baqarah Ayat 245)