Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jasa Presiden Soekarno Bagi Masjid Biru Rusia

Jasa Presiden Soekarno Bagi Masjid Biru Rusia
Masjid Biru Sankt Petersburg (Foto: Russia Beyond)
A
A
A

Di bawah pemerintahan komunis Uni Soviet, seluruh masjid dan gereja di seluruh negeri beralih fungsi menjadi gudang dan beragam kegunaan lain. Masjid Biru, salah satunya, dijadikan gudang sejak Perang Dunia II. 

Setelah kunjungannya ke masjid tersebut, Soekarno kemudian bertemu Nikita Khrushchev, sang pemimpin Soviet. Saat Khrushchev bertanya bagaimana kesan Soekarno mengenai Leningrad, Sang Presiden malah membahas kondisi Masjid Biru yang baru ia kunjungi. 

“Soekarno meminta masjid ini dikembalikan sesuai fungsinya sebagai tempat ibadah umat Muslim. Sepuluh hari setelah kunjungan Presiden Soekarno, bangunan ini kembali menjadi masjid,” kata Ponchaev. 

Ini merupakan jasa Soekarno bagi Muslim di Rusia yang mendapatkan kembali tempat ibadahnya. Masjid Biru mulai dibangun pada 1910 ketika umat Islam di Rusia saat itu hanya berjumlah sekitar delapan ribu orang. 

Sebagian besar para pekerja yang membangun masjid ini adalah pekerja yang membangun kapal di galangan Sungai Neva. Para pekerja muslim ini berasal dari kawasan selatan Soviet seperti Dagestan, Kazakhstan, Tajikistan, dan Turkmenistan. 

Izin pembangunan masjid ini diberikan langsung oleh Tsar Nikolay II pada 3 Juli 1907 di Petergof. Sang arsitek masjid, Nikolay Vasilyev, memadukan ornamen ketimuran dan mosaik biru toska pada kubah, gerbang masjid, menara, serta mihrab imam. Tak heran, masjid ini pun lebih dikenal dengan nama Masjid Biru. 

Pembangunan masjid dilakukan setelah dibentuk komite khusus pada 1906 yang diketuai Ahun Ataulla Bayazitov. Emir Bukhara Said Abdoul Ahad tercatat sebagai penyumbang terbesar pembangunan masjid ini. 

Said Abdul Ahad membiayai semua biaya pembangunan masjid. Saat resmi dibuka pada 1913, Masjid Biru adalah masjid terbesar di Eropa. Masjid ini memiliki kubah biru setinggi 39 meter dan menara kembar setinggi 49 meter.

(Muhammad Saifullah )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement