nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral HP Santri Dihancurkan! Ini Penjelasan Ponpes

Inews, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 12:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 25 614 2070579 viral-hp-santri-dihancurkan-ini-penjelasan-ponpes-lM7HNxhTuE.jpg Di pesantren dilarang membawa HP, apalagi di ruang kelas (Foto:Pixabay)

Video belasan handphone (HP) milik santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Walisongo, Ngabar, Ponorogo Jawa Timur dihancurkan dengan palu viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah seorang netizen @dayatpiliang, tampak belasan HP dikumpulkan di meja. Sedangkan para santri duduk sambil melihat proses perusakan HP yang dilakukan dua dewan guru atau ustadz pengurus ponpes tersebut.

hp

(Foto: Twitter)

“Oke mungkin sudah ada perjanjian tertulis terkait aturannya. tapi aku masih meyayangkan saja jika handphonenya harus dihancurkan. kan mubazir. Masih ada cara lain, misal dijual, lalu uangnya digunakan untuk hal yang bermanfaat,” tulis Dayat Piliang dalam akun Twitter-nya @dayatpiliang, Senin (24/6/2019).

Unggahan video tersebut sudah dibagikan lebih dari 8.000 pengguna Twitter yang lain dan disukai 12.000 pengguna.

Lewat akun Instagramnya @Ngabarexcell, Ponpes Ngabar melakukan klarifikasi terkait beredarnya video perusakan HP tersebut.

"HP yang dipecahkan dalam video tersebut merupakan barang sitaan yang dilarang untuk santri yang berusaha melanggar disiplin dengan membawa HP ke dalam pondok secara diam-diam yang dapat mengganggu proses pendidikan di pesantren," kata Humas Biro Sekretariat Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, Senin (24/6/2019).

Pihak ponpes mengatakan, tindakan memalu HP itu sudah sesuai dengan pedoman peraturan santri dan didukung surat pernyataan calon santri dan calon orang tua/wali yang akan mendaftar di Ponpes Ngabar. Hukuman itu dibuat untuk menimbulkan efek jera.

"Perusakan barang-barang terlarang yang disita pihak pesantren di depan santri untuk memberikan edukasi efek jera dan menegaskan bahwa pesantren tidak mengambil manfaat secara materiil dari barang tersebut," katanya.

Sebelumnya, Pondok Pesantren Al-Hasanah Darunnajah 9, Pamulang, Banten, Jawa Barat juga melakukan cara yang sama untuk mencegah santri membawa HP di ponpes.

Bagi santri yang kedapatan membawa handphone, mereka akan langsung diberikan hukuman keras. Handphone akan disita dan kemudian dipecahkan di hadapan seluruh santri. Si pembawa HP juga akan dipindahkan sementara waktu ke pondok cabang yang lain. Hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera kepada seluruh santri dan diharapkan bisa meningkatkan kedisiplinan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini