Menurutnya, menjadi mualaf tidak bisa serta merta langsung diputuskan, melainkan butuh sebuah pertimbangan yang sangat matang. Dirinya memilih agama islam setelah luluh mendengar ayat-ayat suci Alquran.
"Hati saya tenang dan damai saat mendengar lantunan ayat suci Alquran. Dari situlah saya mulai merenung," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris PCNU Sampang, Ustad Mahrus Zamroni, menyatakan pengurus NU bersama umat muslim bisa bersama-sama membimbing ajaran islam secara perlahan terhadap Anang. Serta bertanggung jawab penanaman nilai keagamaan.
"Semoga bapak Anang tetap istikomah dalam menjalankan syariat islam. Kami akan bersama-sama membimbing pak Anang," papar ustadz Mahrus.
(Muhammad Saifullah )