nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dengar Lantunan Ayat Suci Alquran, Pejabat Daerah Ini Masuk Islam

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 18:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 28 616 2072256 dengar-lantunan-ayat-suci-alquran-pejabat-daerah-ini-masuk-islam-XonxQTGl4L.jpg Ilustrasi pejabat daerah mendapat hidayah sehingga masuk Islam (Foto: Shutterstock)

SETIAP kali mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Alquran membuat Kepala BPBD Sampang, Anang Djoenaidi, merasa damai dan tenang. Hal tersebut membuat Anang selalu merenung akan keyakinan yang dianutnya selama ini dan akhirnya memutuskan masuk Islam.

Keputusan itu diambil setelah dua tahun merenung. Anang mantap masuk islam pada 27 Juni 2019. Prosesi pengucapan kalimat sahadat dipandu Rais Syuriah PCNU Sampang, KH Syafiudin Abdul Wahid, di Musala Pendopo Trunojo, Sampang.

Pejabat daerah asal Sumenep mengucapkan kalimat sahadat sebagai tanda masuk Islam

Turut hadir sebagai saksi Bupati Sampang H Slamet Djunaidi, para ulama, Forkopimda dan sejumlah OPD. Prosesi pengucapan kalimat sahadat berlangsung lancar dan khidmat. Para hadirin yang menyaksikan tampak terharu.

Usai masuk islam atau menjadi mualaf, nama Anang Djoenadi menjadi Muhammad Anang Djoenadi. Anang tampak senang setelah mengucapkan kalimat sahadat. "Sebenarnya saya memiliki keinginan untuk memeluk agama islam sejak dua tahun terakhir. Alhamdulillah baru bisa ditepati saat ini," terang Anang usai mengucapkan kalimat sahadat.

Menurutnya, menjadi mualaf tidak bisa serta merta langsung diputuskan, melainkan butuh sebuah pertimbangan yang sangat matang. Dirinya memilih agama islam setelah luluh mendengar ayat-ayat suci Alquran.

"Hati saya tenang dan damai saat mendengar lantunan ayat suci Alquran. Dari situlah saya mulai merenung," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PCNU Sampang, Ustad Mahrus Zamroni, menyatakan pengurus NU bersama umat muslim bisa bersama-sama membimbing ajaran islam secara perlahan terhadap Anang. Serta bertanggung jawab penanaman nilai keagamaan.

"Semoga bapak Anang tetap istikomah dalam menjalankan syariat islam. Kami akan bersama-sama membimbing pak Anang," papar ustadz Mahrus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini