Seperti dilansir Independent, insiden ini menjadi berita utama nasional dan internasional dan menyebabkan gugatan diskriminasi yang diajukan oleh kelompok Muslim tersebut terhadap Kota Wilmington.
Walikota Mike Purzycki awalnya membela manajer kolam renang dan mengatakan kebijakan itu dibuat karena kapas bisa menimbulkan risiko keamanan. Namun akhirnya Purzycki kemudian meminta maaf karena disorot media.
"Saya minta maaf kepada anak-anak yang diusir dari kolam kota karena pakaian hijab yang mereka kenakan," katanya.
Kota Wilmington sejak saat itu setuju untuk membayar 50.000 Dolar kepada kelompok Muslim yang mengalami diskriminasi itu. Jumlah tersebut termasuk pembayaran untuk masing-masing dari tujuh anak Muslim yang terkena dampaknya.
(Dyah Ratna Meta Novia)