Beredar kabar menyebutkan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tegal membubarkan kegiatan sharing bersama Ustadz Hanan Attaki yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2019) pukul 12.30. Disebutkan kegiatan itu dibubarkan karena isi dakwah Ustadz Hannan Attaki yang dinilai kontroversial.
Salah satunya menyebutkan, Ustadz Hanan Attaki pernah berceramah kontroversial. Misalnya pernah menyebut Nabi Musa AS adalah premannya anbiya atau para nabi. Guna mengetahui kebenaran kabar tersebut, Okezone telah menghubungi orang terpercaya yaitu Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut guna memberikan penjelasan.

(Foto: Youtube)
Gus Yaqut menjelaskan perihal dugaan pembubaran acara Sharing Time Ustadz Hanan Attaki yang digelar di Hotel Bahari Inn, Tegal, pada 7 Juli 2019. Menurutnya, pihak GP Ansor tidak pernah membubarkan acara tersebut.
"Surat yang dilayangkan GP Ansor Tegal kepada pihak polres itu bukan penolakan, tapi hanya suatu keberatan saja. Ini berbeda sama sekali. Dan keberatan atas sesuatu yang dirasa tidak sesuai itu wajar," katanya kepada Okezone, Senin (8/07/2019).
"Tidak ada sama sekali pembubaran seperti yang ramai dibicarakan. Itu hanya framing yang sengaja dibuat untuk mendiskreditkan GP Ansor secara umum," tambahnya.