Penting Mana Puasa Senin-Kamis atau Daud?

Selasa 09 Juli 2019 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 09 614 2076522 penting-mana-puasa-senin-kamis-atau-daud-3AYGVlvCoD.jpg Puasa Daud bagus dilakukan (Foto: Pxhere)

Umat Muslim sering melaksanakan ibadah puasa untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Selain itu juga untuk menjaga kesehatan tubuhnya sebab puasa itu menyehatkan.

Mereka ada yang melaksanakan puasa Senin-Kamis. Namun ada juga yang melaksanakan puasa Nabi Daud yakni puasa selang-sling. Sehari puasa, sehari tidak.

 puasa

(Foto: Pixabay)

Hal yang menjadi pertanyaan, lebih penting  mana antara puasa Senin-Kamis yang merupakan sunnah Rasul SAW dan puasa yang dilakukan Nabi Daud?

Seperti dilansir Pesantren Virtual, kalau memang kuat melakukan puasa Daud, lakukanlah karena Nabi SAW memerintahkan puasa ini kepada umatnya yang ingin melakukan puasa ‘dahr’ (puasa sepanjang tahun).

Namun Nabi melarang puasa ‘dahr’ ini karena ia tidak lebih baik dari pada puasanya Nabi Daud yang cuma separoh dahr: sehari puasa sehari berbuka. Anjuran ini khusus bagi orang-orang tertentu, yang mampu yang masih haus ibadah. Misalnya dia, setelah biasa puasa Senin-Kamis, tiga hari ‘ayyamul bidh’ (13, 14, dan 15 setiap bulan hijriyah), ternyata masih kuat lebih dari itu.

Dilarangnya ‘puasa dahr’ karena ditakutkan jika melakukan puasa ini orang akan melupakan kewajibannya atau mengabaikan hak orang lain, juga hak anggota tubuhnya sendiri. Maka puasa Daud adalah jalan tengah agar manusia tetap memperhatikan dunianya, bukan melulu akhirat. Keseimbangan dunia dan akhirat inilah yang diinginkan oleh Islam.

Tapi jika dengan melakukan puasa Daud ini kewajiban Muslim kepada orang lain, misal kepada istri menjadi terbengkalai, sebaiknya Muslim tidak melakukan puasa ini. Puasa ini sunnah sementara hak istri terhadap Anda adalah kewajiban. Dahulukan kewajiban dari sunnah.

Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits tentang puasa Daud ini yang artinya, “Puasalah sebaik-baik puasa, puasanya Daud! Dia berpuasa sehari dan berbuka sehari…”.

Imam Muslim dalam kitabnya juga meriwayatkan sebuah hadits yang artinya, “Puasa yang paling disukai Allah adalah puasanya Daud AS: ia berpuasa sehari dan berbuka sehari. Dan salat yang paling disukai Allah adalah salatnya Daud; ia tidur separuh malam, beribadah sepertiga malam, dan tidur lagi seperenamnya.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lebih utama mana antara puasa Senin-Kamis atau Daud?

Dalam hal ini, persoalannya bukan sekedar amalan mana yang lebih utama, tapi lebih ke personal yang melakukannya, mampu atau tidak.

Bagi orang yang mampu tentu ia lebih banyak memperoleh pahala. Seperti hadits Nabi SAW. -riwayat Muslim- kepada Sayidah Aisyah, “Pahalamu tergantung pada kesungguhanmu”. (Hadis ini telah menjadi dasar terbentuknya sebuah kaidah fikih: “maa kaana aktsaru fi’lan kaana aktsaru fadhlan”, artinya “Semakin sungguh-sungguh suatu ibadah dilakukan maka semakin besar fadhilah/pahalanya”.)

 

Kesungguhan di sini meliputi dua hal yakni kualitas dan kuantitas. Jadi semakin bagus kualitas dan kuantitasnya, semakin besar pahalanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya