Puasa Ayyamul Bidh Menenangkan Jiwa yang Labil

Selasa 16 Juli 2019 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 16 614 2079519 puasa-ayyamul-bidh-menenangkan-jiwa-yang-labil-bz3Xdlfh8J.jpg Puasa Ayyamul Bidh pahalanya besar (Foto: Pxhere)

Era milenial ditandai dengan hal-hal yang serba instan. Makanan, minuman, cemilan dan lainnya menjadi asupan primer sehari-hari.

 Puasa Ayyamul bidh

Asupan makanan yang serba instan tersebut ternyata berakibat buruk kepada tubuh. Didalamnya terdapat banyak racun-racun seperti zat pewarna, zat antioksidan, dan lain sebagainya. Dalam hal ini puasa menjadi terapi segala macam penyakit dan racun-racun yang terdapat di tubuh manusia.

Menurut Buku Tata Cara dan Tuntunan Segala Jenis Puasa karya Nur Solikhin, banyak panduan jelas terhadap tata cara puasa-puasa dalam agama Islam. Termasuk keutamaan puasa-puasa, baik puasa yang sering kita lakukan maupun puasa yang sangat jarang dipraktekkan oleh orang Islam sendiri.

Puasa diyakini sebagai bukti bahwa seseorang cinta kepada Allah SWT, dan Rasul-Nya. Tidak heran jika banyak umat Muslim menjalankan puasa, bukan hanya puasa wajib, tetapi juga puasa sunnah.

Nur Solikhin dalam buku ini membahas sebelas macam puasa yang apabila dilakukan oleh umat Muslim akan memiliki dampak positif yang banyak. Adapun puasa-puasa tersebut yaitu puasa Ramadhan, puasa Senin-Kamis, puasa Kafarat, puasa Daud, puasa Syawwal, puasa ‘Asyura, puasa Tarwiyah dan ‘Arafah, puasa Dalail, puasa Qadha, puasa Ayyamul Baidh dan puasa Nadzar.

Mayoritas Muslim umumnya sudah banyak mengetahui manfaat puasa Ramadhan, hal tersebut dikarenakan hampir setiap malam selama 30 hari, para penceramah mengisi mimbar-mimbar untuk menyampaikan substansi, kualitas dan kuantitas Ramadhan.

Selain itu sangat sedikit di antara kita yang menjalankan puasa-puasa yang terdapat di dalam ajaran Islam, selain puasa Ramadhan. Misalnya, puasa Senin-Kamis.

Ditinjau dalam aspek kesehatan, puasa sunah akan membersihkan organ dalam tubuh. Usus-usus memperbaiki kerja pencernaan, membersihkan tubuh dari sisa-sisa serta endapan makanan, meminimalisir kegemukan dan kelebihan lemak dalam perut. Bukan hanya itu, puasa juga dapat meredam hawa nafsu, baik nafsu makan, minum, atau syahwat (Halaman 34).

Disamping khasiat puasa Senin-Kamis, ada juga puasa Ayyamul Bidh yang tidak kalah pentingnya. Puasa Ayyamul Baidh merupakan nama lain dari puasa hari-hari putih, dinamakan demikian karena hari-hari tersebut bertepatan dengan bulan purnama.

Ada hadis Nabi Muhammad Saw yang cukup popular yakni “Berpuasalah selama tiga hari setiap bulan. Karena, sesungguhnya kebaikan pada hari itu dihitung sepuluh kali lipat dan nilainya sama seperti berpuasa sepanjang tahun (HR. Muttafaqun Alaih).

Isyarat perintah dari Nabi Muhammad Saw jika kita korelasikan dengan penemuan ilmiah modern sungguh luar biasa. Seorang peneliti dari Amerika menyimpulkan, kondisi kejiwaan manusia saat bulan purnama cenderung lebih labil, emosional, dan tidak terkendali. Makanya perlu puasa ayyamul bidh agar tenang.

Seperti dilansir NU Online, kondisi saat bulan purnama menjadi lebih mudah marah, mudah tersinggung, mudah senang, mudah sedih. Pokoknya, semua sifat yang ada pada dirinya menjadi lebih mudah terungkap (Halaman 123).

Keterkaitan itu memberikan sebuah kesimpulan bahwasanya terapi tubuh dengan puasa menghasilkan manfaat yang luar biasa. Berpuasa akan melatih seseorang untuk hidup teratur dan disiplin serta mencegah kelebihan makanan. Pada saat puasa ada fase istirahat setelah fase pencernaan normal, pada saat tersebut telah terjadi degradasi dari lemak dan lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini