
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah membentuk Tim Mobile Crisis. Tim ini akan bekerja 24 jam mendeteksi titik rawan bagi jamaah haji Indonesia.
Dia bercerita, tim ini akan terdiri dari sekira 240 personel. Mereka terdiri dari Tim Gerak Cepat (TGC), Tim Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (P3JH), tim perlindungan jamaah (linjam).
"Media Center Haji juga akan terlibat di situ," kata dia.
Baca Juga: Jamaah Harus Simpan Tenaga Jelang Puncak Haji, Ini Tipsnya!
(Arief Setyadi )