nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Ganjaran untuk Hamba Allah yang Meninggal di Tanah Suci seperti Mbah Moen

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 11:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 06 330 2088314 ini-ganjaran-untuk-hamba-allah-yang-meninggal-di-tanah-suci-seperti-mbah-moen-SXC0BtOEiJ.jpg Makam Baqi di Madinah

WAFATNYA KH Maimoen Zubair di Tanah Suci menyisakan duka yang mendalam bagi umat Islam di Indonesia, lantaran semasa hidupnya Mbah Moen dikenal sebagai pemuka agama yang sangat disegani karena kesalehan dan kealimannya.

Sebagian besar jemaah haji, tentunya menginginkan wafat saat sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci Makkah dan Madinah karena mereka percaya ketika meninggal di sana akan mendapat predikat mulia.

Kakbah di Masjidilharam Makkah

Salah satu dalil Nabi Muhammad SAW mengatakan tentang keutamaan wafat di Tanah Suci.

مَنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يَمُوتَ بِالْمَدِينَةِ فَلْيَمُتْ بِهَا فَإِنِّي أَشْفَعُ لِمَنْ يَمُوتُ بِهَا

“Barangsiapa yang ingin mati di Madinah, maka matilah di sana. Sesungguhnya aku akan memberi syafa’at bagi orang yang mati di sana”. [HR Ahmad & Tirmidzi]

Namun yang dimaksud mati di sini adalah bukan dalam kesengajaan. Melainkan karena faktor sakit atau memang sudah takdir dari Allah SWT.

أمر بالموت بها وليس ذلك من استطاعته ، بل هو إلى الله تعالى ، لكنه أمر بلزومها والإقامة بها بحيث لا يفارقها

“Perintah agar meninggal di Madinah bukanlah dengan usahanya sendiri, tetapi kembali kepada Allah (sesuai dengan takdir Allah). Hendaknya ia tetap bertahan tinggal di Madinah dan berusaha tidak meninggalkannya.” [Tuhfatul Ahwadzi 10/286]

Selain itu, para ulama membolehkan berdoa supaya diwafatkan di Tanah Suci, meski tidak ada hadist atau ayat Alquran yang menyatakan itu.

"Tidak ada dalilnya. Tapi beberapa ulama bercita-cita seperti itu. Misal berwasiat ingin meninggal di sana, boleh," Kata ustadz Fauzan Amin saat dihubungi Okezone, Selasa (6/8/2019).

KH Maimoen Zubair Meninggal di Makkah

Ustadz Fauzan juga menambahkan, Rasulullah pun berwasiat jika meninggal di sana (Tanah Suci), ingin dikuburkan di tempat ia wafat. Dan saat ini makam Rasul berada di rumahnya di area Masjid Nabawi.

Orang yang meninggal dalam keadaan beribadah melaksanakan rukun Islam yang kelima, kata Ustadz Fauzan, jaminannya adalah syahid.

Meninggal di tempat mustajab artinya kita akan didoakan oleh seluruh orang shalih yang sedang berada di Tanah Suci. Bukan hanya jemaah haji yang meninggal saja, tapi seluruh masyarakat di sekitar tempat tersebut (Makkah & Madinah).

Makam Baqi di Madinah

"Ibadah haji itu kesempatan baik. Minta pertolongan Allah. Kalau kita mati di sana jaminannya syahid. Tapi hanya Allah yang lebih tahu," katanya " Dan hampir setiap waktu ada salat ghaib," tambahnya.

لَا يَصْبِرُ أَحَدٌ عَلَى لَأْوَائِهَا فَيَمُوتَ إِلَّا كُنْتُ لَهُ شَفِيعًا أَوْ شَهِيدًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِذَا كَانَ مُسْلِمًا

“Tidaklah seseorang sabar terhadap kesusahannya (Madinah) kemudian dia mati, kecuali aku akan memberikan syafa’at padanya, atau menjadi saksi baginya pada hari Kiamat. Jika dia seorang muslim” [HR Muslim]

1
3

Berita Terkait

Naik Haji

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini