Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jaga Stamina, Jemaah Haji Diminta Minum Jangan Tunggu Haus

Jaga Stamina, Jemaah Haji Diminta Minum Jangan Tunggu Haus
Cuaca Arafah yang sangat panas (Foto: Daily Star)
A
A
A

Cuaca di Makkah hampir selalu panas. Oleh karena itu para jemaah haji diminta agar memperhatikan kesehatan dan stamina mereka termasuk menjaga kondisi tubuh agar terus terhidrasi atau mendapatkan cukup air minum agar tak mengalami dehidrasi.

 Jamaah haji diminta sering minum

Tim Promotif dan Preventif Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Muhammad Dong mengingatkan para jemaah haji untuk terus menjaga stamina dan kesehatan jelang puncak ibadah haji yakni wukuf di Arafah yang akan dilaksanakan pada Sabtu 10 Agustus 2019.

Ia menegaskan, kesehatan menjadi faktor yang sangat penting dalam pelaksanaan ibadah wukuf. Menjaga kesehatan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Apalagi kondisi suhu Padang Arafah saat ini yang mencapai di atas 40 derajat Celcius. Masalah seperti ini harus diantisipasi oleh para jemaah haji agar bisa beribadah dengan lancar.

"Tidak mungkin ibadah akan maksimal jika tidak sehat," tegasnya saat memberi penyuluhan pada jemaah di Makkah beberapa waktu lalu.

Menyikapi kondisi ini pihaknya terus melakukan penyuluhan dan mengingatkan jemaah untuk melakukan tindakan antisipatif sebelum dan selama proses Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Di antaranya yang pertama adalah menghindari dehidrasi.

"Jemaah haji jangan sampai dehidrasi. Caranya minum air putih sesering mungkin. Bahkan harus minum, jangan menunggu sampai haus," terang Muhammad Dong.

Ia juga menyarankan, guna menghindari dehidrasi, jemaah sebaiknya minum oralit satu bungkus dilarutkan ke 600 ml air, setiap hari.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement