ARAFAH – Dalam khutbah wukuf haji, para tamu Allah Subhanahu wa ta'ala diajak banyak berzikir dan berdoa untuk kebaikan diri, keluarga, serta bangsa dan negara. Hal ini sebagaimana disampaikan Naib Amirul Hajj KH A Bunyamin Ruhiyat saat memberikan Khutbah Wukuf Haji 2019 di Arafah.
"Selama melaksanakan ibdah haji kita dianjurkan, bahkan diperintahkan, untuk memperbanyak zikir, mengingat Allah Subhanahu wa ta'ala," kata KH Bunyamin, Sabtu (9/8/2019).
Baca juga: Khutbah Wukuf 2019 Mengusung Tema 'Menggapai Haji Mabrur di Arafah'
Ia melanjutkan, dalam berzikir, jamaah haji akan menemukan ketenangan dan kedamaian. Oleh karena itu, manfaatkan keberadaan di tempat-tempat dan waktu-waktu mustajab untuk berzikir dan berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

KH Bunyamin mengatakan, semua jamaah haji yang datang ke Tanah Suci mendapat panggilan Allah Subhanahu wa ta'ala. Mereka pun disebut dhuyufurrahman, atau dhuyufullah, tamu Allah.
Baca juga: Menag Ucapkan Selamat Idul Adha 1440H kepada Seluruh Umat Islam
Ia menerangkan, hal ini sebagaimana riwayat Abu Hurairah yang disinyalir sebagai sabda Rasulullah:
"Para jamaah haji dan umrah adalah tamu Allah. Jika mereka berdoa, Allah akan mengabulkan doa mereka. Dan bila mereka memohon ampunan, Allah akan mengampuni mereka."