nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Zakir Naik Panen Kecaman, Terancam Diusir dari Malaysia

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 12:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 15 614 2092172 zakir-naik-panen-kecaman-terancam-diusir-dari-malaysia-1NH8qZeiUH.jpg Penceramah Kondang Zakir Naik (Foto: Youtube)

SEJUMLAH menteri di Malaysia mendesak agar dai kondang asal India, Zakir Naik, diusir dari negaranya, karena diduga telah melontarkan komentar bernada rasial dan bernuansa sentimen suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) di Negeri Jiran.

Lontaran Zakir Naik dikhawatirkan dapat memicu gejolak di Malaysia yang memiliki komposisi penduduk dan latarbelakang budaya yang beragam.

Seperti dilansir Al Jazeraa, selama tiga tahun terakhir Zakir Naik tinggal di Malaysia, setelah sebelumnya didakwa karena kasus pencucian uang dan ujaran kebencian di India. Seolah tak belajar dari kasus sebelumnya, dia kembali melakukan hal serupa, dengan melontarkan statement kontroversial. Zakir Naik mengucapkan bahwa umat Hindu di Asia Tenggara memiliki hak 100 kali lipat dibandingkan umat Muslim di India.

Ras dan agama cukup sensitif di Malaysia, karena 60 persen dari 32 juta adalah penduduk muslim, sisanya etnis China dan India yang merupakan sebagian besar adalah beragama Hindu. "Kami telah menyatakan posisi kami, yaitu bahwa tindakan harus diambil dan Zakir Naik seharusnya tidak lagi diizinkan untuk tetap di Malaysia," kata Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Gobind Singh Deo.

Sejauh ini para menteri sudah memperhatikan tindak tanduk Zakir Naik dan tengah mempertimbangkan tentang posisi dia di Malaysia. Apakah akan segera dideportasi atau diadili?

Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia, M Kulasegaran, mengatakan, komentar Zakir Naik dapat menciptakan celah di negara multiras seperti di Malaysia. Dia menegaskan, Zakir Naik tidak pantas menetap dan menyandang status permanent resident di Malaysia.

Zakir Naik mengklarifikasi tudingan para menteri malaysia

Namun akhirnya Zakir Naik pun membantah atas tudingan yang dinyatakan Kulasegaran dan berita yang beredar lainnya di Malaysia.

"Pujian saya terhadap pemerintah Malaysia pada umat Hindu sedang diputarbalikan. Ini akan menguntungkan lawan politik dan menciptakan keretakan," ujar Zakir Naik dalam sebuah keterangan.

"Kami tidak membutuhkan orang-orang seperti itu untuk mengeluarkan pernyataan hasutan dengan maksud mendorong perselisihan antara Muslim dan non-Muslim di Malaysia," kata Menteri Air, Tanah dan Sumber Daya Alam, Xavier Jayakumar.

Kantor berita negara Malaysia, Bernama, mengeluarkan sebuah pernyataan mengutip dari Perdana Menteri Mahathir Mohamad, bahwa Zakir Naik tidak dapat dikirim kembali ke India karena takut dibunuh. "Jika ada negara lain yang menginginkannya, silakan," katanya.

Selain itu Asosiasi Patriot Nasional, sekelompok Veteran Militer dan polisi Malaysia, juga mengecam komentar Zakir Naik. Bahwa banyak etnis India di Malaysia yang telah bertugas di pasukan keamanan negara tersebut. Zakir pun dituding telah memancing permusuhan atau niat buruk di berbagai komunitas ras agama.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini