nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Threesome Vina Garut, Berzina dengan 1 Orang Saja Dosa, Apalagi 3!

Ilham Satria, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 19:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 16 614 2092963 threesome-vina-garut-berzina-dengan-1-orang-saja-dosa-apalagi-3-05JHm8h23q.jpg Larangan berzina (Foto: Real Homes)

Akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan video asusila yang tersebar di sosial media, mengenai seorang wanita yang melakukan zina bersama tiga orang lelaki yang bukan mahrimnya. Video itu tersebar dengan sebutan Vina Garut.

Video Vina Garut  beredar di berbagai media sosial. Menontonnya saja haram, apalagi melakukannya.

 Nonton video porno

Perbuatan zina sudah dilarang dan tentu saja mendapatkan dosa besar dari Allah SWT. Sebagai Muslim yang baik, kita harus menyadari hal itu.

Menurut Ustadz Asroni, melakukan perbuatan zina dengan bersetubuh lawan jenis dan bukan pasangan suami istri adalah hal yang dilarang dalam Islam, apalagi sampai threesome!

Bahkan dengan menyebarkan video ataupun yang merekamnya juga mendapat dosa yang besar. Sebab hal tersebut dapat mengundang orang lain berbuat maksiat dengan hanya melihat video asusila yang telah disebarkan.

Di zaman Rasulullah SAW sudah pernah terjadi kasus asusila. Hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang belum memahami Islam dan akhirnya melakukan perbuatan maksiat.

Dalam Alquran banyak ayat-ayat yang menjelaskan tentang perbuatan zina atau prostitusi di zaman Rasulullah SAW. Salah satunya dalam Alquran Surat Al-Nur ayat 33 yang berisi:

وَلاَ تُكْرِهُوا فَتَيَاتِكُمْ عَلَى الْبِغَاءِ إِنْ أَرَدْنَ تَحَصُّنًا لِتَبْتَغُوا عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ، وَمَنْ يُكْرِهْهُنَّ فَإِنَّ اللَّهَ مِنْ بَعْدِ إِكْرَاهِهِنَّ غَفُورٌ رَحِيمٌ.

Artinya:

“…Janganlah kalian memaksa perempuan-perempuan kalian untuk melacur padahal mereka menghendaki menjaga diri mereka, (jangan kalian melakukannya) hanya untuk mencari kehidupan dunia. Dan barangsiapa yang yang memaksa mereka, maka Allah adalah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang setelah pemaksaan mereka.” (QS. Al-Nur: 33)

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa ayat di atas turun berkenaan dengan ‘Abdullah bin Ubay (merupakan orang munafik Madinah, ia pernah lari dari perjalanan perang menuju Uhud) yang memiliki dua orang budak perempuan yang bernama Masikah dan Mu’adzah.

Pada masa jahiliyah, keduanya sering dipaksa oleh ‘Abdullah bin Ubay untuk melacur, alhasil keduanya melahirkan banyak anak dari hasil melacurkan diri tersebut.

Namun ketika Islam datang dan keduanya memeluk Islam, Allah melarang perempuan-perempuan muslimah untuk melacurkan diri. Dan akhirnya kedua budak tersebut enggan lagi mau menjadi korban asusila.

Tujuan dari ‘Abdullah bin Ubay memaksa kedua budaknya untuk melacur tidak lain adalah agar ia memeroleh keuntungan dari hasil prostitusi tersebut. Dan ketika keduanya menolak untuk bekerja lagi, ‘Abdullah bin Ubay bertanya:

“Mengapa kalian tidak lagi melacur?”

“Tidak kami tidak akan lagi mau melacurkan diri!” Jawab keduanya.

Kemudian ‘Abdullah bin Ubay memukul keduanya. Dan turunlah ayat yang berisi:

“Janganlah kalian memaksa perempuan-perempuan kalian untuk melacur padahal mereka menghendaki menjaga diri mereka, (jangan kalian melakukannya) hanya untuk mencari kehidupan dunia.”

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini