nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Macam Rezeki dari Allah, Salah Satunya dari Arah Tak Terduga

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 17 Agustus 2019 00:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 16 616 2093048 7-macam-rezeki-dari-allah-salah-satunya-dari-arah-tak-terduga-AKMQ6XkiDR.jpg Rezeki berupa uang (Foto: Shutterstock)

Soal rezeki Allah SWT sudah tentukan. Masing-masing makhluk hidup sudah ditentukan bagiannya. Bahkan, sering kita mendengar kalimat Rezeki Sudah Ada yang Mengatur, tapi kadang, masih saja ada yang mempermasalahkannya.

Meski rezeki memang sudah ada yang mengatur, namun bukan berarti kita diam saja tanpa melakukan apa-apa, karena ikhitiar atau berusaha adalah salah satu bagian untuk menjemput rezeki.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

“Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah Pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi?” (QS. Fathir: 3)

"Pada prinsipnya semua yang ada di alam semesta adalah rezeki dari Allah SWT. Misal, udara, anggota tubuh, bisa bernapas dan sebagainya, adalah rezeki yang harus selalu disyukuri," kata Ketua Komunitas Dai Daiah Indonesia Ustad Mahfud Said saat dihubungi Okezone, Jumat (16/8/2019) malam.

Seperti yang disebutkan ustadz Mahfud Said, masih bisa bernapas adalah salah satu rezeki yang harus disyukuri. Ada sebagian orang yang kesulitan bernapas karena satu dan lain hal. Misalnya, karena sedang terkena suatu penyakit, sehingga pernapasannya harus dibantu oleh alat tertentu.

Menurutnya, rezeki ada tujuh macam, yaitu:

1. Rezeki yang sudah dijamin, yaitu semua makhluk yang ada di alam semesta ini sudah dijamin rezekinya, meskipun seekor nyamuk. 

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ 

“Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.” (Surah Hud : 6). 

2. Rezeki menikah, yaitu Allah sudah jamin rezeki untuk istri dan anak 

وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ 

“Dan nikahkanlah orang-orang yg masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan ke- cukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.” (Surah An-Nur : 32). 

3. Rejeki tak terduga

Allah sering memberikan rezeki yang tak terduga. Walaupun kadang kita sering tidak menyadarinya. Contoh kita bisa bangun dari tidur adalah rezeki yang luar biasa. Bagaimana kalau kita tidakg bisa bangun lagi? 

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ 

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberi nya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (Surah At-Thalaq : 2-3). 

4. Rezeki karena usaha/ikhtiar 

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى 

“Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.” (Surah An-Najm : 39). 

5. Rezeki bersyukur 

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ 

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (Surah Ibrahim : 7). 

6. Rezeki istighfar

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا 

“Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.” (Surah Nuh : 10-11). 

7. Rezeki karena sedekah

Untuk itu, datangnya rezeki memang tidak pernah terduga. Allah pun tidak pernah salah orang ketika memberikan rezeki-Nya.

مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً

“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.” (Surah Al-Baqarah : 245).

Selain itu, rezeki pun tergantung dari amal perbuatan setiap orang. Jika rezeki didapat dengan cara halal, maka akan berkah hidupnya. Sebaliknya, jika dicari dengan cara tidak halal, maka Allah pun tidak meridhai.

مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُ مِنْ بَعْدِهِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

“Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Fathir: 2).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini