Lalu, kedua malaikat itu menjawab, "Wahai Tuhanku, sesungguhnya dia telah mengatakan, 'Bagi Engkau segala puji, wahai Tuhanku, sebagaimana yang layak bagi keagungan zat-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu."
Setelah itu, Allah kembali berfirman kepada kedua malaikat itu,
"Catatlah olehmu berdua seperti apa yang diucapkan oleh hamba-Ku hingga dia bersua dengan-Ku, maka Aku akan membalas pahalanya secara langsung."
(HR. Ibnu Majah)
Dari hadist itu, kita kemudian terbiasa sebelum berdoa diajarkan para guru untuk melafadkan kalimat:
يَا رَبِّ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ
"Betapa besar pahala yang kita terima, bahkan kedua malaikat pun tidak bisa menulis pahalanya, jadi benar kalau nikmat dunia adalah fana, dan pahala mengucapkan Alhamdulillah adalah kekal sampai akhirat kelak," terang Ustadz Mahfud.