nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manusia Sering Terjebak dalam Maksiat, Aa Gym Ajak Kita Banyak Istighfar

Ilham Satria Fikriansyah, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 10:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 20 614 2094169 manusia-sering-terjebak-dalam-maksiat-aa-gym-ajak-kita-banyak-istighfar-YnIWqH01eE.jpg Aa Gym ajak umat Muslim banyak istighfar (Foto: Inst)

Banyak orang yang hidup dalam kemaksiatan. Sering kali kita lupa dan khilaf bahwa pernah melakukan hal maksiat.

Umat Muslim diminta banyak istighfar

Di dalam Islam, maksiat memiliki arti sebagai pelanggaran. Hal yang dimaksud adalah melakukan sesuatu perbuatan yang tidak mengikuti petunjuk dari Allah SWT sehingga melanggar perintahnya dan malah melakukan larangannya.

Maksiat sering kali dilakukan namun jarang sekali bagi kita untuk melebur dosa-dosa yang telah diperbuat. Kita terancam oleh dosa dan perbuatan maksiat yang dilakukan oleh diri sendiri.

Dilansir dari akun Instagram @aagym pada Jumat (16/08/2019) dalam posting-annya ia menjelaskan bagaimana umat Muslim harus menyadari perbuatan maksiat yang diperbuatnya.

Ibnu Taiyah pernah mengatakan

وَمَنْ يَعْصِ اللهَ وَرَسُولهُ فَإِنَّ لهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا

“Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.” (QS: Jin 23)

Melakukan maksiat bisa bermula dari berbagai hal, seperti mata, mulut, pendengaran, pikiran bahkan hati kita bisa saja melakukan kemaksiatan.

Artinya, masalah terbesar yang terjadi adalah pada diri kita ketika tidak bersungguh-sungguh dalam bertaubat dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Sering kali manusia memohon ampun kepada Allah SWT namun tak lama kemudian kembali melakukan kemaksiatan. Hal ini dikarenakan hati dan pikiran seseorang belum benar-benar utuh dalam bertaubat.

Terdapat sebuah ayat didalam Alquran yang dapat dijadikan renungan bagi diri kita

كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Artinya:

“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (QS. Al Muthoffifin: 14)

Makna ayat diatas diterangkan lagi dalam sebuah hadits berikut

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِى قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ وَهُوَ الرَّانُ الَّذِى ذَكَرَ اللَّهُ ( كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ) »

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

“Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan “ar raan” yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’.”

Maka dari itu, sebagai umat Muslim yang taat kita harus menjauhi segala hal maksiat. Dengan bersungguh-sungguh dalam meminta ampunan kepada Allah SWT, lalu berhenti dari segala maksiat dan memperbanyak amal kebaikan maka Allah SWT akan mengampuni segala dosa kita.

Dalam postingannnya, Aa Gym juga mengajak kita untuk selalu senantiasa beristighfar. Sebab dengan istighfar kita bisa dijauhi dari segala kemaksiatan dan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

Seperti salah satu hadist yang dijelaskan:

"Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka" (HR. Ahmad)

"Mari sahabat, perbanyak istighfar. Semoga dengan istighfar kita ini, Allah Ta'ala ampuni semua dosa maksiat yang kita lakukan." tulis Aa Gym pada posting-annya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini