Ustadzah Nurul juga mengatakan, setelah mempelajari dan menghayati kitab ini dia dapat merasakan sangat terbantu dengan kehidupan sehari-harinya.
Kemudian, setelah mengamalkannya dengan cara berdakwah, semakin mendapat kemudahan dalam menata hati.
"Namun setelah saya berdakwah saya merasakan kemudahan itu, dengan mengajarkan apa yang sudah saya hayati," katanya.
Tapi kini Riyadhus Shalihin sudah banyak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sehingga umat Muslim bisa dengan mudah membacanya. Namun tentunya untuk mempelajari kitab satu ini dengan bimbingan seorang guru.