Pernahkah Anda tidak khusyuk saat sedang salat? Seperti gelisah, tiba-tiba memikirkan masalah, melamun, hingga lupa bacaan dan jumlah rakaat.

Ternyata, godaan saat salat itu adalah ulah setan yang ingin mengacaukan manusia ketika sedang beribadah kepada Allah SWT.
Khanzab merupakan setan yang biasa menganggu manusia saat sedang salat. Jenis setan yang satu ini memang selalu berusaha agar misinya berhasil mengganggu orang yang salat. Tak jarang kelakuannya ini sering berhasil, jika yang digodanya jadi gagal fokus.
إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ
“Sesungguhnya setan itu bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan salat.” (QS. Al Maidah: 91).
Ustadz Oemar Mita dalam sebuah video Youtube mengatakan, jika sebenarnya ada cara untuk mengusir khanzab. Yaitu Utsman bin Abil Ash R.A berkata pada Rasulullah SAW:
يا رَسولَ اللهِ، إنَّ الشَّيْطَانَ قدْ حَالَ بَيْنِي وبيْنَ صَلَاتي وَقِرَاءَتي يَلْبِسُهَا عَلَيَّ، فَقالَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ: ذَاكَ شيطَانٌ يُقَالُ له خَنْزَبٌ، فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ باللَّهِ منه، وَاتْفِلْ علَى يَسَارِكَ ثَلَاثًا قالَ: فَفَعَلْتُ ذلكَ فأذْهَبَهُ اللَّهُ عَنِّي
Wahai Rasulullah, setan telah menghalangi antara aku dan salatku serta mengacaukan bacaanku. Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Itu adalah setan yang disebut dengan Khanzab. Jika engkau merasakan sesuatu (gangguan) maka bacalah ta’awwudz dan meniuplah ke kiri 3x”. Utsman mengatakan,“Aku pun melakukan itu, dan Allah pun menghilangkan was-was setan dariku” (HR. Muslim no.2203).
"Jadi itu merupakan bagian cara untuk menepis dari godaan setan. Makannya setan itu selalu mendatangi kita setiap waktunya, setiap saatnya sampai waktu dalam keadaan salat," katanya.
Sebenarnya, setan itu akan lari ketika adzan sedang berkumandang. Tapi, setelah itu, kata Ustadz Oemar, setan datang kembali. Maka dari itu, ketika salat berjamaah maka harus diperhatikan dan dirapikan khususnya shafnya.
"Kalau shaf itu longgar maka akan diisi oleh setan. Makannya Nabi adalah imam yang sangat memperhatikan masalah shaf salat. Dalam suatu riwayat, Nabi pernah menggunakan pedangnya lalu berkata dengan tegas,'Siapapun yang tidak meluruskan shaf maka aku akan luruskan dengan pedangku'," ujarnya.
رُصُّوا صُفُوفَكُمْ ، وَقَارِبُوا بَيْنَهَا ، وَحَاذُوا بِالأعْنَاقِ؛ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إنِّي لأَرَى الشَّيْطَانَ يَدْخُلُ مِنْ خَلَلِ الصَّفِّ ، كَأَنَّهَا الحَذَفُ
“Rapatkanlah shaf-shaf kalian! Dekatkanlah di antara shaf-shaf tersebut! Sejajarkan leher-leher. Demi Dzat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya aku benar-benar melihat setan masuk dari celah shaf, seakan-akan setan itu anak-anak kambing.” (HR. Abu Daud no. 667, An Nasa-i no. 815, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).
Perihal setan, disebutkan dalam kitab Maroqil 'Ubudiah, mempunyai tugas masing-masing dalam menggoda manusia . “Dikelompokkan oleh Syaikh Nawawi al Bantani, yang sumbernya dari hadits Umar Bin Khatab, seorang manusia yang ditakutkan oleh setan, jin yang setan. Setan ini adalah musuh manusia yang tak terlihat,” imbuh Ustadz M Najmi Fathoni.
Sementara itu, Ustadz M Najmi Fathoni menyebutkan terdapat jenis setan dan tugasnya masing-masing dalam menggoda umat manusia.
1. Khanzab: Disebutkan setan yang khusus fokus untuk menggoda manusia agar tidak salat. Jika kita merasa jarang salat, maka berhati-hatilah bisa jadi khonzabnya mengalir terus dalam darah.
2. Walhan: Ialah sang setan penggoda untuk tidak mengambil air wudhu, padahal sempurnanya salat adalah sempurnanya wudhu. Ini adalah kerjaan setan yang berbisik untuk tidak dekat dengan Allah SWT.
3. Wasnan : Ialah setan yang datang dengan membawa tepung, lalu ditiupkan ke mata manusia agar mata gampang merasa mengantuk, terutama saat mendegar nasihat, saat di pengajian, saat yasinan. Intinya setan inilah yang menggoda agar tak fokus mendegar nasihat-nasihat kebaikan.
4. Zalanbur : Adalah setan yang menggoda laki-laki dan wanita, terutama saat datang ke pusat perbelanjaan, alias boros. Jika kita suka tidak sadar telah berbelanja sesuatu yang sebetulnya tidak kita butuhkan. Hati-hati jika kita sering seperti ini, bisa jadi ini berarti setan zalanbur terus menempel untuk menggoda agar lapar mata, menggoda untuk menghambur-hamburkan.
5. Tibbir : Setan yang menggoda kita agar gampang marah, gampang emosian. Mudah sekali untuk ngambek, memasang raut wajah cemberut terus-menerus. Boleh jadi ini ketempelan setan yang namanya setan Tibbir, yag membuat hati tidak pernah merasa tenang, alias gelisah terus-menerus.
6. A’war : Setan yang menggoda manusia untuk dekat-dekat dengan perbuatan zina. Lambat laun, menurut teori ketika mata mendapatkan informasi tak senonoh terus-menerus maka gambar tersebut akan terekam sempurna di otak kita. Hasilnya? pikiran makin kotor, dan perbuatan menjadi semakin dekat dengan yang kotor pula.
(Dyah Ratna Meta Novia)