Kisah Hijrah Meisya Siregar Tanpa Rasakan Pengalaman Spiritual Sebelumnya

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 30 Agustus 2019 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 30 614 2098771 kisah-hijrah-meisya-siregar-tanpa-rasakan-pengalaman-spiritual-sebelumnya-oZjcyAeMi3.jpg Meisya Siregar (Foto: meisya__siregar/Instagram)

Selepas bulan Ramadan lalu, presenter Meisya Siregar mantap untuk berhijab. Keputusannya itu tentu disambut bahagia oleh orang-orang di sekitarnya terutama keluarga. Terlebih perjalanannya untuk menutup aurat penuh dengan lika-liku.

Lewat vlog pribadi yang diunggah ke channel Youtube The Romeos, Meisya Siregar menuturkan jika ia sudah memiliki niatan untuk berhijab sejak delapan tahun lalu setelah pulang umrah. Tapi niat itu selalu gagal terwujud. Pada akhirnya, di bulan Ramadan lalu dirinya memantapkan diri karena perasaan yang menggebu-gebu untuk berhijab.

 Perempuan berhijab

"Intinya aku enggak dapat pengalaman spiritual yang mendalam, yang misalnya dimimpiin meninggal, dimimpiin sakit, atau banyak banget cerita-cerita pengalaman spiritual yang pada akhirnya membuat mereka berhijab. Aku cuma minta sama Allah dikasih ketetapan iman, ketetapan hati," tutur Meisya seperti yang Okezone kutip, Sabtu (31/8/2019).

Selama Ramadan ibu tiga anak itu berdoa agar ibadahnya menjadi lebih baik. Meisya memperbanyak ibadah sunnah dan ibadah-ibadah yang sebelumnya tidak pernah dilakukan. Dirinya berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah.

 Infografis

Dalam sebuah kesempatan saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu, Meisya juga mengungkapkan ketika sedang mencari malam Lailatul Qadar, dirinya merasakan hasrat menutup aurat.

Keinginan Meisya Siregar untuk berhijab datang begitu mengebu-gebu. Hingga pada akhirnya sejak 10 hari terakhir di bulan Ramadan ia mantap berhijab.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Selain itu, berdasarkan cerita yang ia bagikan melalui vlog, Meisya mengatakan keinginan untuk berhijab itu datang setelah mengobrol dengan salah seorang temannya. Temannya itu adalah seorang perempuan yang baru saja berhijab setahun belakangan. Topik pembicaraan terbilang santai sehingga membuatnya merasa nyaman.

 Perempuan berhijab

"Dia punya cerita dengan anak pertamanya yang sudah akil baligh, dia bilang kalau ingin mendidik anak lebih soleh harus berubah menjadi ibu lebih baik. Dari situ aku tanya-tanya hijab yang enak apa, cara pakai peniti dan jarum gimana, cara pakai hijab kalau pergi buru-buru apa yang harus dilakukan," ucap Meisya.

Dari pembicaraan itu temannya mulai menangkap sinyal jika Meisya sudah ingin berhijab. Padahal jauh sebelum itu niatan tersebut sudah ada.

"Sejak umrah 8 tahun lalu aku sebenarnya sudah pengin dan kebelet banget berhijab, tapi sampai Jakarta kepanasan, kegerahan, lupa lagi. Januari kemarin juga berangkat umrah lagi, pengin lagi berhijab, tapi ada calling-an syuting harus menggunakan baju A,B,C,D,E, gagal lagi niat berhijab," ungkapnya.

Meisya merasa bersyukur pada bulan Ramadan diberikan kemudahan untuk berhijab melalui doa. Tak lupa dia memberikan saran bagi perempuan Muslim di luar sana yang masih ragu untuk berhijab.

"Jadi kalian semua kalau punya keinginan (berhijab) coba dijemput, minta sama Allah untuk dikasih jalan yang mudah, minta dukungan dari keluarga. Jangan pernah merasakan banyak kekhawatiran, ketakutan, kebimbangan untuk mulai menutup aurat dengan berhijab. Lillahi Ta'ala aja," pungkas Meisya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya