nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mana yang Lebih Dulu, Nabi Adam atau Dinosaurus?

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 04:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 11 614 2103243 mana-yang-lebih-dulu-nabi-adam-atau-dinosaurus-ifw294cbHw.JPG Lebih Dulu Mana, Nabi Adam atau Dinosaurus?

Ajaran Islam menegaskan bahwa Nabi Adam adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah swt di bumi. Namun Teori Charles Darwin menyatakan, jika manusia pertama berasal dari kera kemudian berevolusi menjadi manusia.

Dalam teorinya, Charles Darwin mengatakan, "Suatu benda (bahan) mengalami perubahan dari yang tidak sempurna menuju kepada kesempurnaan." Lalu, diperluas teorinya hingga sampai kepada asal usul manusia, dan pada saat hidupnya manusia kera saat itu bersamaan dengan hewan raksasa uang dikenal sebagai Dinosaurus.

Pertanyaan yang selalu simpang siur kebenarannya, yaitu sebenarnya mana lebih dulu manusia pertama Nabi Adam atau Dinosaurus makhluk hidup pertama di bumi ini?

Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Muhammad Iskandar mengatakan, sebenarnya hal tersebut memang sudah dijelaskan di dalam Alquran, yaitu pada surat Albaqarah.

Ketika Allah berfirman kepada malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi. Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah, padahal kami sentiasa bertasbih dengan memujiMu dan mensucikanMu?. Tuhan berfirman: Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya." (Surat Al Baqarah: 30)

"Kalau percaya pada Islam, sebenarnya sudah dijelaskan di Albaqarah bahwa Nabi Adam itu diciptakan sebagai khalifah dan manusia pertama di bumi. Di dunia itu ada yang dipimpin," ujarnya saat ditemui di Kampus UI Salemba, Selasa, (10/9/2019).

Iskandar juga menjelaskan, jika teori Darwin memang sudah terbantahkan. Bahwa manusia pertama itu bukan berasal dari Kera, karena Nabi Adam sendiri diciptakan sebagai manusia sempurna.

Saat itu Allah memerintahkan Malaikat turun ke bumi untuk mengambil sebagian tanah, dengan tujuan menciptakan Adam. Untuk itu manusia tercipta dari tanah dan ketika mati akan kembali ke tanah.

Selain itu, Nabi Adam ditugaskan sebagai Khalifah pertama yang ditugaskan memimpin manusia. Kemungkinan besar memang sebenarnya Dinosaurus itu benar ada karena saat itu Allah menciptakan bukan hanya manusia, tapi ada makhluk lainnya yang tidak dijelaskam di dalam Alquran selain terciptanya Adam.

"Mungkin saja ada binatang atau ciptaan Allah yang lain seperti dinosaurus. Bisa dikatakan kalau dinosaurus itu ada karena segala sesuatunya itu harus ada yang dipimpin. Bahkan salah satu Nabi bisa menguasai bahasa binatang," katanya.

Ini artinya, keberadaan Dinosaurus yang sering dipertanyakan keberadaannya, masih kata Iskandar, kemungkinan ada.

"Ini bisa jadi antara dinosaurus dan Nabi Adam diciptakan bersamaan. Namun posisinya lain karena Adam adalah manusia yang diciptakan sebagai khalafah pertama," paparnya.

Allah berfirman: "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik," (Al Mu’minun Ayat 12-14).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini