nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Bacaan Zikir Pagi yang Bikin Kamu Dicintai Allah

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 04:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 18 330 2106567 ini-bacaan-zikir-pagi-yang-bikin-kamu-dicintai-allah-QVRThJZaz7.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

ZIKIR merupakan salah satu amalan untuk mendekat diri kepada Allah SWT. Dengan berzikir, Allah akan menurunkan rahmat yang berlimpah. Pada dasarnya amalan ini bisa dilakukan kapan saja, meski bergitu zikir pagi bisa bermanfaat untuk menentramkan, memberi energi positif, dan membuat kamu dicintai Allah.

Imam Nawawi menyebutkan bahwa salah satu zikir pagi atau zikir yang utama dibaca di waktu pagi adalah Al Azkar. Hal tersebut berdasarkan perintah Allah dalam QS Thaha ayat 130

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا

“Bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbit dan sebelum terbenam matahari.”

Kalimat ini merupakan kalimat yang sangat dicintai oleh Allah. Barangsiapa banyak berzikir dengan kalimat kecintaan Allah, maka Allah akan mencintainya pula. Adapun redaksi kalimat tasbih yang bersdasarkan riwayat hadis pada Shahih Muslim, yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhānallāhi wa bi hamdih.

“Mahasuci Allah dengan segala puji bagi-Nya.”

Imam Nawawi melanjutkan, selain kaliamat tasbih, bacaan zikir pagi atau yang utama dibaca di waktu pagi adalah sayyidul istighfar. Yaitu raja dari segala doa dalam meminta ampun. Bacaan sayyidul istighfar adalah tersebut yakni:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

“Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau.”

Dalam riwayat Bukhari disebutkan bahwa barangsiapa membaca sayyidul istighfar sebelum waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga.

Demikian ditulis Silmi Adawiya, Alumni Pondok Pesantren Walisongo Jombang, sebagaimana dilansir dari tebuireng online pada Kamis (18/9/2019).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini