nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Takut Dipenjara, Ratusan Pasangan Muslim Menikah Lagi

Jum'at 27 September 2019 15:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 27 614 2110102 takut-dipenjara-ratusan-pasangan-muslim-menikah-lagi-Uqc5BhZ8DY.jpg Ilsutrasi ratusan muslim menikah lagi (Foto: Shutterstock)

Ratusan pasangan muslim lanjut usia memutuskan menikah lagi lantaran panik khawatir dideportasi dari negaranya atau dipenjara jika tak mampu menunjukkan kartu tanda penduduk alias National Register of Citizens (NRC).

 Kantor pendaftaran pernikahan

Dalam NRC diperlukan status yang jelas, termasuk status perkawinan. Akibatnya banyak pasangan muslim India di atas 50 tahun yang ramai-ramai antre untuk menikah lagi agar mendapatkan surat pernikahan.

Pasangan berumur yang ramai-ramai menikah lagi tinggal di distrik-distrik di sepanjang perbatasan India dan Bangladesh, yang didominasi muslim. Kebanyakan pasangan menggunakan surat nikah mereka untuk mendapatkan NRC.

Kantor pendaftaran pernikahan di blok Bhangar di distrik 24 Parganas Selatan mencatat lebih dari 200 pernikahan selama sebulan terakhir. Semua pasangan berasal dari komunitas minoritas.

Di seluruh distrik, jumlahnya lebih dari 600 pasangan yang mendaftarkan pernikahannya demi NRC. “Pasangan ramai-ramai menikah lagi karena panik soal NRC. Saya tidak pernah menyaksikan hal seperti itu dalam 40 tahun hidup saya sebagai pegawai kantor pendaftaran pernikahan. Saya telah mendaftarkan 150 pernikahan pasangan yang berusia di atas 50," kata Abu Syed dari Bhangar.

Jahanara Bibi, seorang penduduk Bijayganj di distrik 24 Parganas Selatan, telah menikah dengan suaminya sejak 1960.

“Saya masih remaja ketika kami menikah. Sekarang kami harus menikah lagi karena tidak ada dokumen untuk membuktikan bahwa kami adalah pasangan yang sudah menikah. Jika NRC diterapkan di sini, kami mungkin akan dipisahkan dan kami tak sangup menghadapi ini," kata Jahanara.

Jahirul Haque Tarafdar, berusia awal 60-an dari 24 Parganas Selatan, mengatakan, ia tidak pernah berpikir bahwa dia harus menikah lagi dengan istrinya di depan tiga anak dan dua cucunya.

 “Kami tidak memiliki dokumen yang menunjukkan saya dan istri saya sudah menikah. Saya menikah lagi dengan istri saya karena takut pemberlakuan NRC di Bengal," terang Tarafdar.

Seperti dilansir The New Indian Express, Jumat (27/9/2019), menurut catatan yang tersedia kantor registrasi perkawinan di distrik-distrik di sepanjang perbatasan India-Bangladesh, lebih dari 500 pasangan menikah lagi di Nadia, sekitar 700 pasangan menikah lagi di Murshidabad, dan hampir 600 di distrik Malda.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini