Layak Ditiru, Kisah Menakjubkan Asiyah Mempertahankan Keimanan

Ade Charisma, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 30 614 2111240 layak-ditiru-kisah-menakjubkan-asiyah-mempertahankan-keimanan-XjMkY0uxNV.jpg Raja Firaun dikenal kekejamannya (Foto: Highland News)

Pembina Internal Dakwah Islam, Ustadzah Maudy Ritra, mengisahkan soal perempuan dalam Alquran. Ia menceritakan kemuliaan Asiyah binti Muzahim, istri Raja Firaun sekaligus ibu angkat Nabi Musa AS dan Maryam binti Imran ibunda Nabi Isa AS.

 Berdoa mempertahankan iman

Dikisahkan dalam Alquran, terang Ustadzah Maudy, Asiyah adalah istri Raja Firaun di Mesir. Ia memiliki iman yang kuat kepada Allah.

Namun suaminya adalah seorang raja yang segala perintahnya harus dituruti. Bahkan Raja Firaun sendiri mengakui dirinya sebagai Tuhan yang harus disembah.

Keimanan yang dimiliki Asiyah kepada Allah sangatlah besar. Meski jadi istrinya, ia tak mengakui Firaun sebagai tuhan. Hal ini membuat Raja Firaun murka dan menyiksa Asiyah sedemikian berat agar mau menuruti Firaun untuk mengakuinya sebagai Tuhan dan mengubah keimanannya kepada Allah.

Firaun dikenal sangat kejam. Ia tidak segan segan memberikan hukuman bagi yang tidak mau menuruti perintahnya untuk beriman kepadanya.

Namun, Asiyah tetap teguh dan tidak goyah pada keimanannya terhadap Allah meskipun diberi siksaan yang berat dari Firaun. Asiyah dalam keadaannya yang sedang disiksa suaminya masih bisa tersenyum. Firaun lalu heran mengapa ia malah tersenyum ketika disiksa.

Rupanya saat itu Allah telah memperlihatkan kepada Asiyah bahwa Allah telah mempersiapkan tempat yang sangat indah bagi dirinya di surga nanti. Allah memperkihatkan telah membangun rumah yang sangat indah di sisi-Nya di surga untuk Asiyah kelak.

"Jika kalian mengaku beriman, lihatlah kisah Asiyah," ujar Ustadzah Maudy saat diwawancara Okezone.

Keteguhan Iman yang dimiliki Asiyah sangat besar hingga akhir hayatnya. Meskipun disiksa oleh Firaun sampai menghembuskan napas terakhirnya, Allah menjanjikan surga baginya saat ia masih berada di dunia. Asiyah merupakan contoh bahwa Allah menepati janjinya kepada orang beriman.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dalam kesempatan ini Ustadzah Maudy juga membahas kisah Maryam binti Imran yang merupakan ibunda dari Nabi Isa AS. Maryam adalah salah satu wanita mulia yang menjaga harga dirinya dan senantiasa taat beridah, sehingga sudah dijamin surganya.

Maryam terlahir dalam keadaan yatim dan dididik oleh ibunya Hanna. Ia juga dirawat oleh pamannya Nabi Zakariya. Maryam dalam hidupnya hanya mengabdi dan taat kepada Allah. Sedari kecil ia hanya menghabiskan waktunya dalam mihrabnya.

Allah menganugerahkan kepadanya seorang putra dalam kandungannya yang kelak menjadi Nabi Isa AS tanpa adanya seorang ayah ataupun suami. Dalam keadaan suci dan tanpa berhubungan badan dengan lelaki manapun. Atas kuasa Allah SWT Maryam hamil dalam kondisi gadis.

Saat kehamilannya, sangat tidak mudah baginya. Banyak orang yang menggunjing dan berprasangka buruk kepadanya karena hamil tanpa suami.

Padahal sejatinya, Allah yang menganugerahkannya dan tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah apabila sudah berkehendak. Dalam keadaan demikian, Maryam tetap bersabar atas gunjingan dan fitnah yang diterima pada dirinya serta tetap taat kepada Allah.

Hingga akhirnya Maryam melahirkan Nabi Isa AS dan mengajarkannya segala kebaikan dengan sabar dan kasih sayang. Nama Maryam menjadi salah satu surat dalam Alquran atas kemuliaan dirinya dan kepandaiannya dalam menjaga kehormatannya serta tetap taat kepada Allah.

Maryam sejatinya memberikan contoh kepada muslimah bagaimana ketaatan yang sangat besar kepada Allah dan sabar dalam menghadapi ujian serta beriman kepada Allah di masa sulit sekalipun.

Dua kisah yang disampaikan Ustadzah Maudy diharapkan menjadi pelajaran bagi para muslimah bagaimana keimanan dan ketaatan kepada Allah adalah hal yang sangat penting. Allah tidak akan ingkar kepada janjinya atas surga dari keteguhan iman dan ketaatan umat-Nya kepada-Nya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya