nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sempat Ateis, Aktris Cantik Ini Akhirnya Jadi Mualaf

Minggu 13 Oktober 2019 04:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 13 614 2116204 sempat-ateis-aktris-cantik-ini-akhirnya-jadi-mualaf-7Ufuxa4KAb.jpg Aktris cantik ini jadi mualaf (Foto: Inst)

Aktris cantik asal Pakistan, Yashma Gill, baru-baru ini menceritakan kisahnya menjadi mualaf. Sebelum memeluk Islam, ia sempat jadi seorang ateis atau tidak memiliki agama.

Yashma menceritakan perjalanan hidupnya hingga menjadi mualaf saat diwawancarai oleh Samina Peerzada, seorang pemandu talkshow di Pakistan dalam akun YouTube-nya Rewind With Samina Peerzada Alif's Yashma Gill's Journey From An Atheist To A Muslim.

 Yashma

Ia mengaku, pada awalnya ia memiliki konflik batin soal Tuhan. Lalu ia tega meniadakan keberadaan Tuhan dan memilih menjadi seorang ateis.

“Saya terbiasa memantau dan menganalisa secara berlebihan segala sesuatu. Saya memastikan tidak menyinggung orang lain dan berusaha baik pada semua orang. Tapi saya malah menyakiti diri sendiri, sampai saya pada titik kehilangan kepercayaan. Saya sampai bilang jika memang ada Tuhan, seharusnya saya tidak menderita seperti ini,” ungkapnya di Youtube.

Seperti dilansir NU Online, menurut Yashma, ketika seseorang memiliki iman yang lemah maka pikirannya akan tertutup oleh tabir. Oleh karena itu, dia tidak bisa memahami meskipun pertanyaan-pertanyaannya tentang banyak hal terjawab atau dijawab.

Ketika Yashma kuliah di Australia, dia menentang gagasan soal agama sepenuhnya. Namun suatu ketika ia bertemu dengan seseorang muslimah bernama Warda.

Pada awalnya, Yashma ragu ia bisa berteman dengan Warda karena seorang muslimah yang taat. Dia berpikir, Warda akan menghakiminya jika mereka berteman baik.

Ternyata, prasangka Yashma salah. Warda tidak pernah menilainya buruk. Bahkan ia bisa memahami masalahnya dan menjelaskan hal-hal dari perspektifnya.

Suatu ketika Warda meminta agar Yashma mencoba memperbarui keyakinannya. Ia mengatakan, "Coba saja ini dan jika keimananmu kepada Tuhan tidak kembali setelah ini, maka kamu bisa terus menjadi ateis."

Lalu Yashma menuruti permintaan Warda yang memintanya beribadah. Saat itu Warda juga mengajarinya tata cara salat hingga memahami makna dari setiap bacaan salat.

Saat bulan Ramadhan berakhir, Yashma menemui Warda dan mengatakan, ia tidak mendapatkan petunjuk apapun, padahal dia sudah melakukan semua yang diminta temannya itu. Dua hari setelah berhenti salat dan puasa, Yashma mengaku merasakan ada sesuatu yang hilang ketika mendengar suara adzan. Ia kembali merasakan kegelisahan, padahal ketika masih salat dan puasa perasaan itu sempat hilang.

Rupanya Yashma butuh waktu untuk menyadari keyakinannya. Selama Ramadhan, Yashma berhasil menyelesaikan beberapa persoalan keluarganya dan mendapatkan pekerjaan pertamanya setelah tinggal di Australia.

Usai menyadari hal itu, Yashma kembali menemui Warda, akhirnya Yashma memutuskan menjadi mualaf.

“Saya baru menyadarinya sekarang, bahwa kedamaian, kebahagiaan yang saya cari di tempat lain, sebenarnya sudah saya temukan," katanya bahagia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini