nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Megahnya Badshahi, Masjid yang Dikunjungi Pangeran William dan Kate Middleton

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 15:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 18 615 2118662 megahnya-badshahi-masjid-yang-dikunjungi-pangeran-william-dan-kate-middleton-IxQZqdkQBa.jpg Masjid Badshahi (Foto: Radio Pakistan)

Pangeran William dan istrinya Kate Middleton kembali berhasil memukau publik dengan melakukan kunjungan ke Masjid Badshahi di Pakistan.

Di Masjid Badshahi ini, Pangeran William dan istrinya sempat mendengarkan lantunan ayat suci Alquran. Selain kunjungan keduanya, masjid ini sejatinya memiliki arsitektur dan sejarah yang luar biasa.

Seperti dilansir dari laman Atlas Obscura, Masjid Badshahi pernah masjid terbesar di dunia selama 313 tahun lamanya. Yakni antara tahun 1673 hingga 1986. Masjid ini disebut mengalahkan Taj Mahal yang berada di India.

Masjid Badshahi dapat menampung hingga 100 ribu jemaah. Bukan hanya itu, arsitekturnya pun sangat menarik. Jika diperhatikan mirip dengan bangunan-bangunan istana Kerajaan Mughal.

Memiliki tiga kubah berwarna putih. Serta, tembok hingga pilar-pilar masjid ini senada yaitu berwarna coklat. Halamannya pun sangat luas, Anda pun bisa leluasa mengitari area masjid ini jika berwisata ke sini.

Seperti kebanyakan masjid pada umumnya, Badshahi tentu terlihat sangat jelas sebagai bagunan ibadah untuk umat Islam. Namun ternyata, sebelumnya masjid ini pernah digunakan sebagai pangkalan militer hingga kandang kuda.

1. Simbol kekuasaan Kekaisaran Mughal

 Masjid

Selam 70 tahun pertama, yaitu setelah pembangunannya rampung pada tahun 1672 masjid ini dikenal sebagai bangunan yang sangat besar. Tak hanya itu, Masjid Badshahi ini juga menjadi simbol kekuasaan ketika Kekaisaran Mughal berjaya.

Saat terjadi perang saudara, masjid ini dieksploitasi menjadi pangkalan militer. Tepatnya pada tahun 1841, dimana terjadi perang sipil.

2. Pernah menjadi pangkalan militer

 Masjid

Ketika pergantian abad, orang-orang Sikh mengendalikan wilayah Lahore. Kemudian, mengubah masjid ini menjadi kandang kuda dan unit militer lainnya.

Di masjid ini terdapat menara setinggi 170 kaki. Dulu menara ini digunakan untuk membombardir sejumlah kelompok yang berlindung di Benteng Lahore yang berada di dekatnya.

Sepanjang pemerintahan Inggris, masjid tersebut terus digunakan untuk pangkalan militer, dan berada dalam kondisi yang sangat menyedihkan.

3. Dikembalikan menjadi tempat ibadah umat Islam

Masjid

Setelah 1947, ketika Pakistan menjadi negara muslim yang merdeka, masjid ini pun akhirnya dikembalikan ke tujuan semula yakni sebagai tempat ibadah umat Islam. Perbaikan dilakukan secara ekstensif dan menyeluruh.

Perbaikan pada masjid ini dilakukan terus menerus sampai 2008, dan Masjid Badshahi sekarang hampir dipulihkan ke kondisi aslinya pada abad ke-17.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini