"Jika dia melakukan itu karena merasa kurang cantik dan kurang atas pemberian atau karunia Allah atas fisik dan tubuhnya, jelas dia mengingkari nikmat Allah. Dan ini adalah bagian dari dosa besar, syirik atau menyekutukan Allah. Menghipnotis orang lain dengan tipu daya susuk agar orang terperdaya aura atau khasiat susuk tersebut," ujarnya.
Seperti dijelaskan dalam surat Ibrahim ayat 7 yang membahas tentang azab Allah, bagi siapa saja yang tidak bersyukur. Yaitu:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Wa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna 'ażābī lasyadīd
Artinya: "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"