Lukman Hakim Pamit, Siapa Menteri Agama Selanjutnya?

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Senin 21 Oktober 2019 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 21 614 2119638 lukman-hakim-pamit-siapa-menteri-agama-selanjutnya-AihYk0pGB0.jpg Lukman Hakim Saifuddin. Foto: Okezone

MENTERI Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin telah pamit kepada jajarannya, karena sebentar lagi Presiden Joko Widodo akan mengumumkan kabinet baru. Itu artinya ada kemungkinan posisi Lukman di Kemenag akan diisi oleh figur baru. Lalu siapa itu?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri belum mengumumkan nama-nama menterinya, termasuk menteri agama. Namun bocoran susunan kabinetnya sudah ramai diberitakan, meski itu semua belum pasti.

Dalam pemberitaan tersebut disebutkan ada kemungkinan menteri agama diisi oleh Fachrul Razi. Ia merupakan Senator atau Anggota DPD RI asal Aceh.

Suryadharma Ali. Foto: Okezone

Sementara itu jika dilihat dari nama-nama sebelumnya, posisi menteri agama kerap diisi oleh tokoh agama yang tergabung dalam Partai PPP atau Nahdatul Ulama (NU). Contohnya Lukman Hakim dan pendahulunya, Suryadharma Ali juga dari PPP. Pendahulu mereka, Muhammad Maftuh Basyuni merupakan tokoh NU.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lebih lanjut dalam perpisahan dengan jajarannya hari ini, Lukman meninggalkan sejumlah tiga pesan. Pertama, intensifkan pengamalan 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama.

Kedua, kuatkan pengarusutamaan Moderasi Beragama. “Ketiga, rawatlah kebersamaan di tengah kemajemukan bangsa,” pesan Lukman seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone.

Ia juga berterimakasih kepada semua pihak yang turut membangun Kemenag. “Ada awal. Ada akhir. Tenun kebersamaan yang kita pintal. Semoga terus terajut tiada berakhir,” ucap Lukman Hakim.

“Saya tak pernah merasa sendiri walau sesaat. Saya sungguh bersyukur didampingi sejawat yang berkomitmen dan berdedikasi amat kuat,” tutur Lukman.

Untuk lebih jelasnya, berikut pesan lengkap Menag Lukman saat pamitan:

"Saudaraku segenap anggota Keluarga Besar Kementerian Agama,

Ada awal

Ada akhir

Tenun kebersamaan yang kita pintal

Semoga terus terajut tiada berakhir..

Tiada terasa,

Lebih 5 tahun kita jalani kebersamaan melayani umat beragama. Ada duka, lebih banyak suka. Anugerah, berkah, juga ujianNya, semoga terpetik hikmah darinya.


Saudaraku segenap anggota Keluarga Besar Kementerian Agama,

 

Ada awal

Ada akhir

Tenun kebersamaan yang kita pintal

Semoga terus terajut tiada berakhir..

 

Tiada terasa,

Lebih 5 tahun kita jalani kebersamaan melayani umat beragama. Ada duka, lebih banyak suka. Anugerah, berkah, juga ujianNya, semoga terpetik hikmah darinya.

Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada saudara semua yang telah memberikan yang terbaik dalam kebersamaan kita menebar rahmat, membangun Kemenag melayani umat. Saya tak pernah merasa sendiri walau sesaat. Saya sungguh bersyukur didampingi sejawat yang berkomitmen dan berdedikasi amat kuat.

Saya pun memohon maaf sebesarnya. Banyak ucapan, perbuatan, dan ketetapan saya selama kebersamaan kita yang boleh jadi tak pada tempatnya. Juga saya bermohon maaf atas banyaknya harapan dan ekspektasi saudara atas diri saya yang tak kunjung terwujud dan ditindaklajuti menjadi nyata. Mohon maaf atas begitu banyak kekhilafan, kelemahan, dan keterbatasan diri ini dalam interaksi kita.

Saudaraku,

Selanjutnya saya mohon undur diri dari Kementerian Agama, juga tentu dari grup whatsapp ini. Saya menitipkan 3 hal untuk senantiasa dijaga, dirawat, dan dikembangkan dimana pun saudara berada.

Pertama; intensifkan pengamalan 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama.

Kedua; kuatkan pengarusutamaan Moderasi Beragama.

Ketiga; rawatlah kebersamaan di tengah kemajemukan bangsa.

Semoga kebersamaan semakin menguatkan persaudaraan kita.

Akhirnya,

Mari kita tak hanya menyimpan kenangan kebersamaan selama ini di dalam hati, karena hati bisa berubah-ubah secara kodrati. Mari simpanlah juga ia di dalam doa kita, sebab doa tercatat di langitNya untuk selamanya.

Tetap dan teruslah menebar kedamaian.

Kepada siapa pun.

Dimana pun.

Kapan pun..

Semoga salam, rahmat, dan berkahNya

Senantiasa tercurah kepada kita semua..

Saudaramu,

Lukman Hakim Saifuddin

21 Oktober 2019

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya