MENTERI agama (Menag) Fachrul Razi kini menghembuskan isu larangan celana cingkrang bagi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya semua harus mengikuti aturan yang ada di pemerintahan.
"Kemudian, masalah celana cingkrang itu tidak bisa dilarang dari aspek agama karena memang agama pun tidak melarang. Tapi dari aturan pegawai bisa, misal di tempat ditegur 'celana kok tinggi gitu?' kamu enggak liat aturan negara gimana?' Kalau enggak bisa, ya keluar'," ujar Fachrul Razi mengenai larangan celana cingkrang itu.
Menanggapi wacana ini, seorang ASN, Didi Sohidi Tohir, tak habis pikir dengan rencana Fachrul Razi tersebut. Apalagi menurutnya celana cingkrang tak ada hubungannya dengan kinerja dan radikalisme.
Didi memakai celana cingkrang sejak 2016 setelah mendengarkan pengajian tentang aturan berbusana bagi Muslim.

Ilustrasi. Foto: Mrporter.
"Setelah ikut pengajian, ternyata memang ada haditsnya yang menjelaskan itu dan haditsnya valid, kita ikutin," ujar Didi sebagaimana dilansir dari BBC pada Jumat (1/11/2019).
ASN Pemprov Banten ini mengatakan, celana cingkrang yang ia kenakan tak berpengaruh terhadap kinerjanya. Malah ia mengklaim, orang-orang yang berpakaian sama sepertinya lebih giat bekerja.