nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pentingnya Mengembangkan Industri Halal di Dalam Negeri

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 14:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 19 614 2131728 pentingnya-mengembangkan-industri-halal-di-dalam-negeri-U1F6L5GrST.jpg Pentingnya mengembangkan industri halal (Foto: Okezone)

IPB University menggandeng Indonesia Halal Lifestyle Center (Inhalife) dalam mengembangkan industri halal dalam negeri. Komitmen tersebut dibuktikan dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara IPB University dengan Indonesia Halal Lifestyle Center (Inhalife) beberapa waktu lalu.

Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan industri halal di Indonesia. MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor IPB University Arif Satria dan Ketua Umum Inhalife Sapta Nirwandar.

 produk halal

Rektor IPB University Arif Satria mengatakan, IPB University memiliki peran penting dalam mengembangkan industri halal. "Kami memiliki peran mencetak calon-calon pengusaha yang bergerak di bisnis halal. Hal ini penting karena permintaan terhadap produk halal sangat tinggi baik di pasar domestik maupun global.”

IPB University, terang dia, telah memberikan sumbangsih dalam aspek teknologi industri halal. Salah satunya adalah teknologi berupa alat pendeteksi produk halal yang diciptakan oleh mahasiswa IPB University. Ke depannya, IPB University akan terus mengembangkan riset-riset di bidang industri halal.

“Selain di bidang pengembangan sumber daya manusia dan teknologi, IPB University juga memiliki peran dalam pelayanan di industri halal. Salah satunya adalah membantu mengaudit kehalalan produk-produk yang ada di pasaran," ujar Arif.

Senada dengan Rektor IPB University, Sapta Nirwandar mengatakan, peran pemerintah Indonesia dalam pengembangan industri produk halal itu sangat penting.

"Indonesia harus bertransformasi dari konsumen kosmetik, farmasi serta produk-produk halal lainnya menjadi produsen di industri halal. Kita juga harus berani untuk bertransformasi menjadi eksportir, karena sekarang impor produk halal jauh lebih tinggi dari ekspor produk halal kita,” paparnya.

Sapta yakin, Indonesia mampu menjadi eksportir produk halal karena terdapat keunggulan produk di sektor pertanian. Meski demikian, ia mengakui masyarakat saat ini masih membutuhkan literasi tentang industri halal karena pemahaman masyarakat terhadap industri halal masih rendah.

“Oleh karena itu kami bekerjasama dengan IPB University untuk memberikan edukasi bagi para pelaku industri halal mulai dari sektor pangan, perhotelan, hingga perbankan," ujar mantan wakil menteri Pariwisata tersebut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini