Kemenag Diminta Buka Laporan Dana Haji 2019 ke Publik

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 20 614 2132227 kemenag-diminta-buka-laporan-dana-haji-2019-ke-publik-ZORS1JCmmN.jpg Ilustrasi. Foto: Reuters

BERDASARKAN survei yang dilakukan Badan Pusat Stastistik (BPS) beberapa waktu lalu, Indeks Kepuasaan Jamaah haji 2019 meningkat 0,68 poin. Secara umum pelaksanaan haji oleh Kementerian Agama (Kemenag) dinilai berjalan lancar.

Meski begitu masih ada pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan penyelenggara haji, yaitu melaporkan keuangan pelaksanaan haji 2019 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan DPR RI.

“Selanjutnya Kementerian Agama sebagai penyelenggara haji memiliki kewajiban berikutnya, yaitu melaporkan kepada Presiden dan DPR sebagaimana mandat Pasal 51 UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggraaan Ibadah Haji dan Umrah (UU PIHU), selambat-lambatnya 60 hari sejak berakhirnya prosesi haji. Khususnya menyangkut keuangan,” demikian keterangan tertulis Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj sebagaimana diterima Okezone pada Rabu (20/11/2019).

Ia menambahkan karena penyelenggaraan haji 2019 dibiayai oleh APBN, uang jamaah yang berangkat serta uang caon jamaah haji yang ada dalam daftar, maka sudah sepatutnya Kemenag mempublikasikan laporan keuangan kepada publik.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

“Sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban. Jadi bukan saja kepada DPR dan Presiden,” ucap Mustholih.

Kata dia, selama ini publik kurang mendapatkan informasi memadai terkait pengelolaan dana haji yang digunakan untuk prosesi penyelenggaraan haji. Apalagi saat ini Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) sudah tidak ada.

Mustholih menuturkan transparansi bisa melalui media cetak mauppun elektronik. Bahkan juga bisa melalui website dan media socsal yang dikelola Kemenag.

“Semakin transparan kepada publik maka tata kelola good corporate governance makin bagus dan makin akuntabel, sebaliknya bila transparansi kepada publik minim maka akan menimbulkan tanda tanya dan syakwasangka,” ucapnya.

“Apalagi saat ini era keterbukaan informasi. Tidak ada alasan untuk memberi informasi dana haji ke masyakat,” pungskas Mustholih.

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya