Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Mualaf, Dorongan Sang Putra Membuat Mantan Petinju Masuk Islam

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 04 Desember 2019 |14:31 WIB
Kisah Mualaf, Dorongan Sang Putra Membuat Mantan Petinju Masuk Islam
Ilustrasi ayah dan anak (Foto: Pinterest)
A
A
A

Luis saat ini merupakan mahasiswa. Ia mengaku tertarik pada Islam karena fokusnya yang hanya menyembah Allah SWT saja. Sifat monoteismenya yang membuatnya menyukai agama Islam.

Sebanyak 94 muslim Latin menyukai hubungan langsung dan personal antara hamba dengan Tuhan-Nya. Ini menurut laporan The Journal of Race, Ethnicity, and Religion pada 2017.

"Sejak orang-orang memandang kami sebagai muslim, mereka menemukan kegembiraan di dalamnya. Mereka terlihat bahagia melihat kami jadi mualaf," ujar Luis.

"Semua boleh berkata apa saja. Namun bagi saya tak perlu ada rasa takut, apalagi jika melakukan hal yang benar," tambah Luis.

Kebanyakan orang Latin masuk Islam karena mereka melihat kedekatan antara hamba dengan Tuhannya. Namun memang tidak mudah menjadi mualaf sebab banyak yang menentangnya, terutama keluarga. Terkadang keluarga tak terima dengan perpindahan agama tersebut.

Peningkatan islamofobia di media membuat muslim berusaha menunjukkan kalau mereka tak seperti gambaran media. Mereka juga mengisahkan hidup di Amerika sebagai kelompok minoritas. Ini merupakan hal yang sangat menarik untuk didengar hingga akhirnya menarik orang-orang Latin yang juga minoritas untuk masuk Islam.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement