Benarkah Dzikir Pengabul Doa? Ini Penjelasan Ustadz Dhanu

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 08 Desember 2019 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 08 616 2139391 benarkah-dzikir-pengabul-doa-ini-penjelasan-ustadz-dhanu-zL9vWpNOiP.jpg Tausiah Ustadz Dhanu tentang Dzikir

Untuk itu, kata Ustadz Dhanu, lebih baik mulut lebih banyak digunakan untuk berdzikir bukan ghibah (membicarakan orang lain). Kebanyakan, ghibah terutama dilakukan oleh perempuan yang sering tidak bisa mengendalikan lidahnya.

"Dosa mulut ini, ya. Kita cerita membanggakan. Tadi saya cerita, membanggakan ayah, keluarga, membanggakan pekerjaan, membanggakan harta, membanggakan bahwa saya berhasil, itu fasik. Fasik itu dianggap Allah taala, kafir. kafir itu masuk neraka," ujarnya.

Dzikir merupakan tambahan ibadah yang dilakukan oleh umat Islam, sama halnya salat sunah, seperti salat dhuha, tahajud dan lainnya. Dijelaskan dalam Surat Ali ‘Imran Ayat 41:

قَالَ رَبِّ اجْعَلْ لِي آيَةً ۖ قَالَ آيَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ النَّاسَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ إِلَّا رَمْزًا ۗ وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

Qāla rabbij'al lī āyah, qāla āyatuka allā tukalliman-nāsa ṡalāṡata ayyāmin illā ramzā, ważkur rabbaka kaṡīraw wa sabbiḥ bil-'asyiyyi wal-ibkār

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini