Benarkah Dzikir Pengabul Doa? Ini Penjelasan Ustadz Dhanu

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 08 Desember 2019 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 08 616 2139391 benarkah-dzikir-pengabul-doa-ini-penjelasan-ustadz-dhanu-zL9vWpNOiP.jpg Tausiah Ustadz Dhanu tentang Dzikir

Salah satu bentuk mengingat Allah SWT adalah dengan cara berdzikir. Bahkan bacaan dzikir bisa diucapkan hingga beribu-ribu kali, sebagai tanda syukur dan berharap semua permohonan cepat dikabulkan. Lalu, apakah dengan banyak berdzikir, maka doa Anda akan segera terkabul?

Dikutip dari channel resmi MNCTV Official dalam acara Siraman Qolbu, Dai kondang Ustadz Dhanu, mengatakan, ia belum pernah membaca dan mendengar hadist bahwa banyak dzikir khusus dengan bilangan tertentu dapat mengabulkan doa. Misal, segera dilancarkan rezeki hingga mudah dipertemukan dengan jodoh.

"Sebenarnya, kalau yang seperti itu selama ini belum pernah membaca dalil hadistnya. Jadi berdoa dengan berdzikir sekian ribu kali untuk mendapatkan keinginan, itu saya belum pernah (red. dengar)," ujarnya.

Namun, secara umum ia sering mengetahui, bahwa dengan banyak membaca istighfar maka doa akan segera dikabulkan. Ustadz Dhanu pun mengingatkan, banyak dzikir adalah sebagai bentuk pengingat seorang hamba terhadap keagungan Allah SWT.

"Tapi kalau di umum saya sering tahu. Jadi itu yang harus diketahui, bahwa dalam berdzikir itu sendiri adalah untuk mengingat Allah, bukan untuk menginginkan sesuatu, untuk mengingat Allah," katanya.

Untuk itu, kata Ustadz Dhanu, lebih baik mulut lebih banyak digunakan untuk berdzikir bukan ghibah (membicarakan orang lain). Kebanyakan, ghibah terutama dilakukan oleh perempuan yang sering tidak bisa mengendalikan lidahnya.

"Dosa mulut ini, ya. Kita cerita membanggakan. Tadi saya cerita, membanggakan ayah, keluarga, membanggakan pekerjaan, membanggakan harta, membanggakan bahwa saya berhasil, itu fasik. Fasik itu dianggap Allah taala, kafir. kafir itu masuk neraka," ujarnya.

Dzikir merupakan tambahan ibadah yang dilakukan oleh umat Islam, sama halnya salat sunah, seperti salat dhuha, tahajud dan lainnya. Dijelaskan dalam Surat Ali ‘Imran Ayat 41:

قَالَ رَبِّ اجْعَلْ لِي آيَةً ۖ قَالَ آيَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ النَّاسَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ إِلَّا رَمْزًا ۗ وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

Qāla rabbij'al lī āyah, qāla āyatuka allā tukalliman-nāsa ṡalāṡata ayyāmin illā ramzā, ważkur rabbaka kaṡīraw wa sabbiḥ bil-'asyiyyi wal-ibkār

Artinya: Berkata Zakariya: "Berilah aku suatu tanda (bahwa isteriku telah mengandung)". Allah berfirman: "Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari".

Ustadz Dhanu mengatakan, bagi orang-orang saleh atau beriman Allah cepat mengabulkan permintaannya. Sebab iman adalah kekuatan tauhid di dalam hati. Untuk itu, perbanyaklah dzikir sebagai tambahan ibadah dari kewajiban lainnya.

"Jadi keinginan kita semua itu Allah akan melihat iman kita sama amal saleh. Iman itu kekuatan tauhid di hati. Amal saleh yang kita kerjakan sehari-hari, harus ada tambahan dengan sebelum kita mengerjakan sesuatu yang baik diawali membaca basmallah," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini