Remaja Peragakan Salat Sambil Joget Disko, Ini Sikap MUI

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 12 Desember 2019 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 614 2141093 remaja-peragakan-salat-sambil-joget-disko-ini-sikap-mui-sU9Wv7huAT.jpg Ilustrasi. Foto: News.sky

VIDEO yang memperlihatkan dua remaja putri memperagakan salat sambil joget diiringi musik disko, viral di media sosial Youtube beberapa waktu lalu. Menyikapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan tidak ada yang salah dengan aksi pelaku.

"Tidak apa-apa selama konteksnya dia tidak dalam keadaan salat, yang enggak boleh itu kalau dalam keadaan salat. Kalau dalam salat kan ada rukun dan syarat sah salat. Kalau salat itu tidak boleh bergerak, jangan lebih dari tiga gerakan," ujar Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundangan MUI, Ikhsan Abdullah kepada Okezone, Kamis (12/12/2019).

Ia menilai kedua remaja itu bukan sedang mempermainkan gerakan salat, namun hanya bermain-main saja dan tidak ada unsur pelecehan atau penistaan agama.

"Tapi kan yang ada di gambar itu sedang tidak salat. Termasuk pelecehan? Enggak lah, itu kan lagi enggak salat. Kalau dalam keadaan salat baru pelecehan," ucapnya.

Sementara Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan aksi remaja dalam video tersebut merupakan perbuatan yang tidak pantas, terlebih dalam urusan ibadah.

"Sungguh sangat tidak pantas, seorang Muslim meremehkan atau bercanda pada hal prinsip ibadah, yakni Salat. Bercandaan atau apapun niatan tersebut, dalam video tersebut sangat tidak terpuji," ujarnya kepada Okezone.

Allah berfirman:

وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ. لاَ تَعْتَذِرُواْ قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

"Jika kamu menanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, ‘Sungguh, kami hanyalah bersenda-gurau dan bermain-main.’ Katakanlah, ‘Apakah terhadap Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kalian selalu mengolok-olok?’ Kalian tidak usah meminta maaf karena kalian menjadi kafir sesudah beriman…" (QS. At-Taubah: 65-66).

Ustadz Ainul menambahkan, lebih baik pelaku video tersebut segera bertaubat, memperbanyak istighfar, sebab hal ini sudah melanggar norma dan ketentuan agama.

"Setiap sesuatu perkara tergantung pada maksudnya, tujuannya, jika memang itu adalah niatan menjadikan Salat sebagai candaan, maka segeralah bertaubat dan beristighfar sebanyak banyaknya," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini