Indahnya Kebersamaan, Gereja di Amerika Boleh Dipakai untuk Salat Jumat

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 15 Desember 2019 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 15 614 2142162 indahnya-kebersamaan-gereja-di-amerika-boleh-dipakai-untuk-salat-jumat-tnKtRzxbLX.jpg Ilustrasi salat. (Foto: Shutterstock)

WASHINGTON DC mayoritas penduduknya beragama non Muslim. Namun mereka mau berbagi tempat untuk umat Islam. khususnya ketika hendak salat.

Warga Washington DC memang dikenal memiliki rasa toleransi yang tinggi terhadap perbedaan agama. Mereka sering memberikan kesempatan umat Islam untuk melakukan ibadah salat lima waktu di mana saja.

Dikutip Okezone dari VOA Indonesia, umat Islam di Washington DC menjalankan salat lima waktu dan salat Jumat di gereja lho. Salah satunya yakni The Chruch Of The Epiphany, yang selalu ramai pengunjung yang mau beribadah.

 gereja di Washington DC

The Chruch Of Rhe Epiphany adalah gereja pysicopal, yang ditetapkan sebagai situs bangunan cagar nasional sejak tahun 1971.

Sementara itu, umat Islam memilih salat di gereja karena jumlah masjid di Washington DC sangat terbatas. Rupanya hanya tiga masjid saja, sedangkan jumlah Muslim di sana adalah dua persen dari penduduk asli sekitar 276 ribu jiwa.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Imam Muslim di Washington DC, Suhaebi, mengatakan, keterbatasan jumlah masjid membuat mereka harus berbagi ruang ibadah dengan gereja.

"Kami gunakan gereja ini karena minimnya fasilitas untuk warga Muslim di Washington DC. Ditambah begitu mahalnya menyewa tempat (red: ruangan) besar," katanya.

 salat di gereja

Suhaebu menambahkan, banyak warga Muslim yang bekerja di pusat kota, tapi tapi tidak tinggal di sekitar Washington DC. Makanya mereka membutuhkan tempat salat yang nyaman di dalam rumah ibadah.

"Mereka (red: Muslim) butuh tempat Jumata, karena para jamaah kami tidak tinggal di sini. Karenanya kami menyewa gereja Epiphany," ujar Imam ini.

Bukan hanya salat lima waktu, umat Islam di Washington DC setiap akan melakukan salat Jumat juga menggelar karpet sejadah di depan bangku-bangku gereja.

 salat di gereja

Saat khotbah, para jemaat gereja pun ikut mengikuti dan mendengarnya. Namun mereka tidak pernah protes dan tetap menghargai umat Islam yang sedang beribadah.

"Warga Muslim juga memakai gereja ini Senin hingga Kamis. Bahkan saat salat jumat mencapai 200 jemaah," terangnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya