nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hindari Banjir, Masjid Kuno Berusia 609 Tahun Dipindahkan Sejauh 4 Kilometer

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 12:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 17 614 2142896 hindari-banjir-masjid-kuno-berusia-609-tahun-dipindahkan-sejauh-4-kilometer-QLEHycxgUk.jpg Masjid kuno dipindahkan (Foto: Daily Mail)

Masjid kuno berusia 609 tahun telah dipindahkan sejauh 2,5 mil atau setara empat kilometer dari lokasi semula.

Masjid kuno ini sengaja dipindahkan dari Kota Hasankeyf yang akan terkena banjir akibat proyek bendungan. Akhirnya masjid megah sarat sejarah yang bernama Masjid Er-Rizk ini harus dipindahkan ke Taman Budaya Hasankeyf yang baru.

 masjid dipindahkan

Kota Hasankeyf merupakan salah satu kota yang dekat dengan Sungai Tigris, Turki. Banjir yang bakal melanda itu disebabkan karena pembangunan Bendungan Ilisu.

Bangunan Masjid Er-Rizk ini bobotnya hampir 1.700 ton dan diangkut dengan Modular Transporter Self-Propelled di sepanjang Sungai Tigris. Karena ukurannya yang besar, menara masjid yang dibangun pada 1409 oleh Pemerintah Ayyubiyah, Ebu’l Mefahir Sulaiman ini dipindahkan secara terpisah.

Tak hanya Masjid Er-Rizk, semua situs bersejarah di Hasankeyf juga telah dipindahkan secara bertahap untuk mempersiapkan pembangunan bendungan baru.

Seperti dilansir Daily Mail, Selasa (17/12/2019), sekira enam bangunan telah direlokasi yang terdiri dari Artuklu Hamam (pemandian), Masjid Sultan Suleyman Koc, Imam Abdullah Zawiyah, Mausoleum Zeynel Abidin, dan Masjid Eyyubi.

 masjid dipindahkan

Bangunan-bangunan tersebut direlokasi bersamaan dengan pintu masuk tengah salah satu kastil. Masjid Er-Rizk yang merupakan masjid terbesar di Hasankeyf dibongkar dan akan diletakkan kembali di atas tempat yang disediakan di bawah pengawasan Pekerjaan Hidraulik Negara dan Direktorat Jenderal Aset dan Museum Budaya.

Kabarnya Masjid Er-Rizk akan direkonstruksi ulang setelah tiba di Taman Budaya Hasankeyf. Perjalanan pemindahan masjid ini diperkirakan memakan waktu hingga tujuh jam lamanya.

Dilansir dari Mezopotamya Travel, area salat di selatan Masjid Er-Rizk jatuh ke dalam sungai akibat tanah longsor. Sementara tembok bagian utara, pintu masuk ke halaman, gerbang utama, dan menara masih tersisa hingga hari ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini